oleh

Sasar Sejumlah Desa, PTPN XIV Unit Beteleme Gelar Operasi Pasar Murah Gula

MORUT, TEKAPE.co – Perusahaan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV Unit Beteleme, menggelar kegiatan Operasi Pasar murah berupa gula kemasan Gollata, di Desa Po’ona Kecamatan Lembo Raya, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulteng.

Kegiatan tersebut dibuka secara simbolis, di Kantor Desa Po’ona, Senin 7 November 2022.

Selain Desa Po’ona, operasi pasar murah gula ini, menyasar sejumlah desa lainnya, yang masuk wilayah lingkar perkebunan karet mereka, seperti Desa Lembobelala, Lembobaru, Jamor Jaya, dan Beteleme.

Hadir dalam kegiatan itu, Kasi Pemerintahan Pemdes Po”ona, Darto Lakinta, Asisten PTPN XIV Unit Beteleme Afdeling Po’ona, Agustinus Tanggola, dan Joko Sinar Katon, serta sejumlah Karyawan lainnya.

Manager PTPN XIV Unit Beteleme, Riswan Marzuki SE AK, kepada sejumlah wartawan, menjelaskan, operasi pasar murah gula yang dilaksanakan PTPN XIV Unit Beteleme ini, merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, yang disampaikan pada saat pertemuan seluruh Pimpinan Perusahaan BUMN dan Swasta di Rujab Bupati Morut tanggal 11 Oktober 2022, sesuai surat undangan Nomor : 005 / 170 / PEM / X /2022, yang salah satu isinya, memintakan kepada pihak Perusahaan yang ada di Morut, bisa berperan aktif dalam menekan laju inflasi yang ada di Bumi Tepo Asa Aroa tercinta ini.

Ia menjelaskan, khusus untuk Desa Po’ ona, pihak Perusahaan memberikan kuota untuk operasi pasar murah gula, sebanyak 550 Kg, untuk 275 KK, dengan perincian 1 KK mendapatkan jatah 2 Kg, dengan harga jual Rp12.500/Kg.

“Selain menekan laju inflasi sesuai arahan Bapak Bupati Morut sebelumnya, operasi pasar murah gula yang di gelar tersebut, merupakan salah satu bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR ) yang ada di PTPN XIV Unit Beteleme,” jelas Riswan Marzuki.

Sementara itu, salah satu warga Desa Po’ona, Aksa Malaha, mengucapkan terima kasih kepada manajemen PTPN XIV Unit Beteleme, yang sudah menggelar operasi pasar murah gula tersebut.

“Kegiatan tersebut, sangat kami apresiasi secara positif, karena berdampak langsung dengan kebutuhan masyarakat banyak,” kata Aksa Malaha. (NAL)

Komentar

Berita Terkait