Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Akses Lumpuh Saat Hujan, Warga Buangin: 10 Tahun Lebih Tak Tersentuh Perbaikan

Kondisi Jalan Poros Pasar Saruran–Buangin di Kelurahan Buangin, Kecamatan Rantebua, Toraja Utara, saat musim kemarau. (ist)

RANTEBUA, TEKAPE.co – Kondisi ruas jalan kabupaten di Kelurahan Buangin, Kecamatan Rantebua, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

Akses jalan alternatif Pasar Saruran yang melintasi Kelurahan Buangin dan menghubungkan kantor kecamatan tersebut dikeluhkan warga karena rusak parah dan tak kunjung diperbaiki.

Jalan yang menjadi penghubung utama ke sejumlah lembang itu disebut telah mengalami kerusakan selama puluhan tahun.

BACA JUGA: Rantepao Dilanda Banjir dan Angin Kencang, Tribun Revitalisasi Rp1,8 M Roboh

Saat musim hujan, kondisi jalan semakin memprihatinkan. Permukaan jalan berubah menjadi kubangan lumpur, licin dan dipenuhi lubang yang membahayakan pengguna jalan.

Warga setempat mulai mempertanyakan komitmen pemerintah daerah terkait janji perbaikan infrastruktur yang hingga kini belum terealisasi.

Salah seorang warga, Bahri yang akrab disapa Ne’ Bahri, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut.

BACA JUGA: Bupati Morowali Buka Klik Run di Bungku Tengah, Peserta Datang dari Berbagai Daerah

“Ini jalan kami di Kelurahan Buangin dari 10 tahun lebih belum ada perbaikan jalan. Seiring waktu berjalan, pergantian bupati tak ada satupun yang berempati memperbaiki jalan kami,” ungkap Bahri, Minggu (12/4/2026).

“Bupati dan Dewan di dapil 3 terpilih lalu maupun yang saat ini menjabat belum bisa membantu kami masyarakat,” sambungnya.

Ia juga menyebut, anggaran perbaikan jalan yang sempat direncanakan diduga dialihkan ke wilayah lain.

“Saya dengar dari teman, anggaran perbaikan jalan waktu itu ada. Tapi dialihkan ke Balusu dan Lilikira,” bebernya.

Selain itu, lanjutnya, perbaikan lapangan Penanda katanya dapat anggaran namun juga dialihkan ke Lembang Pitung Penanian. Ini ada apa sebenarnya? Ini terkesan kami dianak tirikan.

Bahri berharap Pemerintah Kabupaten Toraja Utara dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut, mengingat perannya yang vital bagi aktivitas masyarakat.

“Semoga tahun ini pemerintah bisa berikan yang terbaik bagi kami masyarakat Buangin di Kecamatan Rantebua. Itu harapan kami,” tambahnya.

Menurutnya, jalan tersebut kerap digunakan oleh pelajar dan petani sebagai akses utama sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini