Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Perjuangan DOB Luwu Raya–Toraja Menguat, Datu Luwu Serukan Satu Komando

Datu Luwu Andi Maradang Mackulau bersama Pdt. Musa Salusu dan Panitia DOB Luwu Raya–Toraja berfoto bersama usai pertemuan di Istana Langkanae, Kedatuan Luwu, sebagai simbol komitmen dan kebersamaan dalam memperjuangkan pembentukan Daerah Otonom Baru Provinsi Luwu Raya–Toraja. (ist)

PALOPO, TEKAPE.co – Perjuangan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya–Toraja kian menguat.

Datu Luwu, Andi Maradang Mackulau, menegaskan bahwa Luwu Raya dan Toraja merupakan satu kesatuan historis yang tidak dapat dipisahkan.

Penegasan itu disampaikan saat menerima kunjungan Panitia DOB Provinsi Luwu Raya–Toraja yang dipimpin oleh Pdt. Musa Salusu di Istana Langkanae, Kedatuan Luwu, Kamis (9/4/2026).

BACA JUGA: Dukung PAD Sulteng, Huabao Indonesia Terima Penghargaan dari Gubernur Anwar Hafid

Pertemuan berlangsung dalam suasana haru dan emosional. Bahkan, Datu Luwu tampak meneteskan air mata saat mengenang sejarah panjang hubungan Luwu dan Toraja yang telah terjalin sejak masa lampau.

Ia menegaskan, pemisahan kedua wilayah karena kepentingan tertentu bukanlah hal yang diharapkan.

“Sejak dulu Luwu Raya dan Toraja adalah satu, tidak bisa dipisahkan,” tegasnya.

BACA JUGA: Temui Menteri Desa, Bupati Bulukumba Matangkan Program Desa Tematik Berbasis Potensi Lokal

Dalam kesempatan itu, Datu Luwu juga menekankan pentingnya penyatuan seluruh kekuatan perjuangan DOB, termasuk kepanitiaan dari kedua wilayah agar berada dalam satu komando yang solid dan terarah.

Sementara itu, Pdt. Musa Salusu menyatakan pihaknya siap bergabung dan mendukung penuh perjuangan pembentukan DOB tersebut.

Datu Luwu menegaskan bahwa Toraja siap bersatu mengikuti arah perjuangan yang dibangun bersama.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi Luwu Raya dan Toraja.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, para tokoh yang hadir turut menyanyikan lagu “Lembang Sura” sebagai simbol persatuan kedua wilayah.

Langkah ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya–Toraja semakin serius, solid, dan terarah menuju realisasi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini