Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Wanita Muda Tewas Digorok di Kos Makassar, Suami Diamankan Polisi

Polisi mengevakuasi jenazah perempuan berinisial ANA (24) dari rumah kos di Jalan Mannuruki, Kecamatan Tamalate, Makassar, Minggu (14/6/2026) malam. Korban diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan suaminya sendiri. (ist)

MAKASSAR, TEKAPE.co – Seorang perempuan berinisial ANA (24) ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah rumah kos kawasan Jalan Mannuruki, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (14/6/2026) malam.

Polisi menduga korban dibunuh oleh suaminya sendiri yang berinisial A.

Terduga pelaku kini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA: Dua Maling Kipas Angin di SMAN 3 Palopo Dibekuk, Terungkap dari Kasus Curanmor

Sementara jasad korban dievakuasi setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jenazah ANA kemudian dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara menggunakan ambulans Dokpol Biddokkes Polda Sulsel.

Ketua RT 1 RW 4 Kelurahan Mannuruki, M Muzakar (58), mengatakan informasi awal yang diterimanya mengarah pada dugaan keterlibatan suami korban dalam kasus tersebut.

BACA JUGA: Bocah Menangis di Kolong Tronton Usai Kecelakaan Maut di Bulukumba, Ibunya Tewas

“Kalau dari informasi awal itu suaminya yang bunuh,” kata Muzakar saat ditemui di lokasi.

Muzakar mengungkapkan pasangan suami istri tersebut telah memiliki seorang anak dan belum genap setahun menempati kamar kos di rumah panggung tempat kejadian perkara.

Menurutnya, warga sekitar tidak mengetahui secara pasti penyebab peristiwa berdarah itu. Bahkan penghuni kamar lain disebut tidak mendengar adanya keributan sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

“Dia kontrak rumah di sini, belum cukup satu tahun dan mempunyai satu anak,” ujar Muzakar.

“Kalau masalahnya belum ada yang tahu sampai dibunuh karena tetangga kamar juga tidak ada mendengar kalau terjadi pembunuhan,” ujarnya lebih lanjut.

Muzakar juga menyebut korban diketahui bekerja di SPPG atau program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sementara pekerjaan suaminya tidak diketahui warga sekitar.

“Suaminya saya tidak tahu kerja di mana, tapi kalau ini korban menurut informasi dia bekerja di MBG. Kalau untuk posisinya sebagai apa kita tidak tahu,” bebernya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini