Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Bunda PAUD Luwu Dorong Penguatan PAUD, Orang Tua Diminta Kendalikan Penggunaan Gawai

Bunda PAUD Kabupaten Luwu, Ny. Hj. Kurniah Patahudding. (foto: DiskominfoLuwu)

LUWU, TEKAPE.co – Bunda PAUD Kabupaten Luwu, Ny. Hj. Kurniah Patahudding, mendorong penguatan pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui kegiatan yang melibatkan anak, guru, dan orang tua.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri lomba mewarnai yang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Luwu di Lapangan Tennis Kemenag Luwu, Minggu, 9 Agustus 2026.

Kegiatan lomba mewarnai tersebut menjadi ruang bagi anak untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkuat kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan pemerintah dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu, Andi Palanggi, mengapresiasi IGTKI yang menggelar kegiatan tersebut. Menurut dia, lomba mewarnai dapat memberikan ruang bagi anak untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan kemampuan sejak dini.

Selain mendorong kegiatan kreatif, Andi Palanggi mengingatkan orang tua agar mengendalikan penggunaan gadget atau telepon seluler pada anak. Pemerintah Kabupaten Luwu, kata dia, telah menerbitkan surat edaran mengenai pembatasan penggunaan gadget, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

“Orang tua wajib menjaga dan mengendalikan penggunaan gadget. Jangan sampai anak-anak kita terlalu bergantung pada HP sehingga tidak lagi memperhatikan kegiatan lainnya,” ujar Andi Palanggi.

Pemkab Luwu Dorong Anak Usia 5-6 Tahun Masuk PAUD

Andi Palanggi juga menyampaikan kebijakan penerimaan murid baru jenjang sekolah dasar yang diarahkan untuk meningkatkan angka partisipasi sekolah pada anak usia 5–6 tahun.

Ia mengimbau orang tua memastikan anak mengikuti pendidikan TK atau PAUD sebelum melanjutkan ke jenjang sekolah dasar.

“Kita upayakan semua anak usia 5 sampai 6 tahun wajib mengikuti pendidikan TK atau PAUD,” katanya.

Menurut dia, penguatan pendidikan pada usia dini penting sebagai bagian dari proses perkembangan dan pembentukan karakter anak sebelum memasuki pendidikan dasar.

Kurniah Patahudding: Pendidikan Anak Membutuhkan Kolaborasi

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Luwu, Ny. Hj. Kurniah Patahudding, mengapresiasi pelaksanaan lomba mewarnai yang mempertemukan guru, orang tua, dan anak.

Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang bagi anak untuk menyalurkan kreativitas, tetapi juga menjadi sarana membangun kebersamaan dan meningkatkan perhatian terhadap pendidikan anak sejak usia dini.

“Program ini sudah lama saya impikan. Alhamdulillah, melalui kolaborasi ini kita dapat berkumpul bersama pada hari ini,” ungkapnya.

Kurniah berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai agenda rutin. Menurut dia, kegiatan bersama dapat dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan, saling mengingatkan dalam kebaikan, dan meningkatkan semangat belajar.

“Jangan pernah merasa bosan untuk belajar bersama-sama. Saya pun masih baru belajar. Tidak ada orang yang langsung pintar, semua membutuhkan proses,” pesannya.

Kegiatan lomba mewarnai tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Bidang I Kabupaten Luwu, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Luwu, Ketua IGTKI Kabupaten Luwu, peserta lomba, serta orang tua dan pendamping.

Melalui kegiatan tersebut, kolaborasi pemerintah, pendidik, dan orang tua diharapkan semakin kuat dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Luwu. (hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini