Nongkrong di Depan Rumah Berujung Tragis, Remaja Makassar Tewas Ditikam
MAKASSAR, TEKAPE.co – Seorang pelajar berusia 15 tahun di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman oleh tetangganya sendiri.
Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Baji Pamai, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Senin (6/4/2026).
Korban berinisial ASP (15) sempat dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong.
BACA JUGA: Mantan Kades di Bulukumba Ditemukan Tewas dalam Mobil, Polisi Duga Kecelakaan
Kasi Humas Polsek Mamajang, Aipda Muhammad Ilham, menjelaskan insiden bermula saat ASP bersama teman-temannya nongkrong di depan rumah seorang warga berinisial IA.
Pemilik rumah menegur mereka agar tidak beraktivitas di depan pagar rumahnya.
Teguran tersebut memicu adu mulut hingga berujung perkelahian.
BACA JUGA: Bentrok Warga Kembali Pecah di Walenrang, Jalan Trans Sulawesi Lumpuh
Situasi semakin memanas ketika adik dari IA, yang juga berinisial IA, ikut keluar rumah dan terlibat dalam cekcok tersebut.
Dalam keributan itu, ASP diduga ditikam menggunakan badik yang dibawa oleh salah satu terduga pelaku.
Korban mengalami luka di bagian pinggang sebelah kiri dan dinyatakan meninggal dunia.
Usai kejadian, pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Namun, polisi berhasil mengendus keberadaannya di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, sebelum akhirnya dilakukan penangkapan oleh tim Resmob.
Dalam pemeriksaan, terduga pelaku mengakui perbuatannya. Polisi masih mendalami kasus ini untuk proses hukum lebih lanjut.(*)





Tinggalkan Balasan