Mahasiswa KKN Unhas Bantu Vaksinasi PMK, 125 Ekor Sapi di Desa Lempang Terlindungi
BARRU, TEKAPE.co – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merupakan penyakit akibat infeksi virus yang sangat menular pada hewan berkuku belah, seperti sapi, kerbau, kambing, domba, dan babi. Penyakit ini dapat menurunkan produktivitas ternak serta menimbulkan kerugian ekonomi yang besar bagi peternak.
Pada 2025, Kabupaten Barru kembali mencatat peningkatan kasus PMK sehingga diperlukan upaya pengendalian secara berkelanjutan.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, tim Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Barru melaksanakan vaksinasi PMK di Desa Lempang, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru.
Kegiatan ini bertujuan mendukung program pengendalian PMK melalui peningkatan kekebalan ternak terhadap infeksi virus PMK sekaligus mengurangi risiko penyebaran penyakit di lingkungan peternakan.
Selain itu, vaksinasi diharapkan dapat menjaga kesehatan ternak, mempertahankan produktivitas peternakan masyarakat, serta mendukung terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity) pada populasi ternak di Desa Lempang.
Pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara bertahap di Dusun Pesse, Dusun Sikapa, dan Dusun Garongkong. Sebelum divaksin, setiap ternak menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisinya memenuhi persyaratan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
Dari kegiatan tersebut, sebanyak 125 ekor sapi berhasil menerima vaksin PMK.
Penanggung jawab kegiatan, Valerie Giovanny Sumanjaya, mengatakan vaksinasi tersebut merupakan bentuk dukungan mahasiswa KKN terhadap program pengendalian PMK yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Barru.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin banyak ternak yang memperoleh perlindungan terhadap PMK sehingga risiko penyebaran penyakit dapat ditekan. Kolaborasi antara Dinas Peternakan, pemerintah desa, peternak, dan mahasiswa menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan program vaksinasi di Desa Lempang,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, tim menghadapi sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan stok vaksin, sulitnya akses menuju lokasi ternak di Dusun Paria yang sebagian besar berada di seberang sungai, serta keterbatasan waktu sehingga vaksinasi belum dapat menjangkau seluruh wilayah Desa Lempang.
Meski demikian, kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Barru, Pemerintah Desa Lempang, serta partisipasi aktif para peternak yang membawa ternaknya untuk divaksin.
Melalui kegiatan vaksinasi ini, diharapkan kesehatan ternak di Desa Lempang dapat terus terjaga, risiko penyebaran PMK dapat ditekan, dan produktivitas peternakan masyarakat tetap meningkat.
Program vaksinasi akan terus dilanjutkan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Barru setelah ketersediaan vaksin kembali mencukupi sehingga wilayah yang belum sempat dijangkau, termasuk Dusun Paria, dapat memperoleh layanan vaksinasi pada tahap berikutnya. (*)





Tinggalkan Balasan