Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Makassar Raih Paritrana Award 2025, Terbaik se-Indonesia di Bidang Ketenagakerjaan

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menerima Paritrana Award 2025 sebagai kabupaten/kota terbaik se-Indonesia di bidang jaminan sosial ketenagakerjaan di Plaza BPJAMSOSTEK, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026). (ist)

MAKASSAR, TEKAPE.co – Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kota Daeng meraih Paritrana Award 2025 sebagai kabupaten/kota terbaik se-Indonesia di bidang jaminan sosial ketenagakerjaan.

Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar kepada Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Plaza BPJAMSOSTEK, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026).

Capaian tersebut menjadi spesial karena Makassar menjadi satu-satunya daerah di luar Pulau Jawa sekaligus satu-satunya dari Provinsi Sulawesi Selatan yang berhasil meraih penghargaan itu.

BACA JUGA: IMIP Jadi Motor Ekonomi Bahodopi, Ribuan UMKM Ikut Tumbuh

Paritrana Award diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kota Makassar dalam memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan.

Munafri Arifuddin mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat pekerja, terutama kelompok rentan.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir dan berpihak kepada pekerja, terutama mereka yang rentan dan membutuhkan perlindungan,” ujarnya.

BACA JUGA: Kalla Toyota Kuasai 36 Persen Pasar, New Veloz Hybrid EV Jadi Andalan Baru

Menurut Munafri, perlindungan yang diberikan mencakup berbagai kelompok masyarakat, mulai dari buruh, pekerja seni, ketua RT/RW hingga pelaku sektor informal lainnya.

Ia menegaskan program jaminan sosial ketenagakerjaan bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan instrumen penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.

“Kami berkomitmen memastikan seluruh pekerja mendapatkan perlindungan. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam setiap aktivitas kerja masyarakat,” tambahnya.

Di bawah kepemimpinannya, Pemkot Makassar telah menerbitkan berbagai kebijakan strategis, termasuk Peraturan Wali Kota yang melindungi sekitar 81.466 pekerja rentan dari risiko kecelakaan kerja dan kematian.

Selain itu, sekitar 45.000 pekerja juga telah menerima manfaat dari program Jaminan Hari Tua.

Salah satu inovasi yang dijalankan yakni Program Makassar Berjasa yang masuk dalam program prioritas Sapta Unggulan. Program tersebut secara khusus menyasar pekerja rentan sebagai upaya mencegah munculnya kemiskinan baru.

Pemkot Makassar juga mengembangkan skema keagenan Perisai berbasis RT/RW untuk mempermudah akses pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan sekaligus membuka peluang kerja baru di masyarakat.

Sepanjang 2025, total manfaat klaim yang telah disalurkan mencapai Rp 43,37 miliar kepada 6.881 pekerja dari berbagai sektor.

Munafri turut mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk aktif menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan demi memperluas perlindungan sosial bagi pekerja.

“Kami mengajak seluruh pekerja untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ini langkah penting menuju perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku Mintje Wattu mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperluas perlindungan bagi pekerja formal maupun informal.

Penghargaan Paritrana Award 2025 ini sekaligus menegaskan posisi Makassar sebagai daerah yang progresif dalam membangun sistem perlindungan tenaga kerja yang inklusif dan berkeadilan sosial.

“Ini adalah hasil kerja bersama. Harapan kami, ke depan tidak ada lagi pekerja yang tertinggal dari perlindungan jaminan sosial,” tutup Munafri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini