Mahasiswa KKN Unhas Latih Perangkat Desa Bonto Tiro Kelola Website Lewat Program SIAP DESA
BULUKUMBA, TEKAPE.co – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan Program SIAP DESA (Sistem Informasi dan Publikasi Desa) di Desa Bonto Tiro melalui pelatihan pengelolaan website bagi perangkat desa, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan aparatur desa dalam mengelola media informasi secara mandiri sehingga dapat mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, efektif, dan berkelanjutan.
Program ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 16 tentang kelembagaan yang tangguh dan tata kelola yang baik.
Melalui program tersebut, mahasiswa membangun website profil Desa Bonto Tiro menggunakan platform Google Sites.
Tidak hanya itu, perangkat desa juga dibekali keterampilan untuk memperbarui informasi, mengunggah berita, hingga memublikasikan konten secara mandiri.
Sebagai pendukung keberlanjutan program, mahasiswa turut menyusun buku saku yang berisi panduan praktis pengelolaan website agar dapat digunakan setelah masa KKN berakhir.
Mahasiswa KKN Tematik Universitas Hasanuddin sekaligus pelaksana program, Karmila mengatakan, SIAP DESA dirancang tidak hanya untuk menghadirkan website desa, tetapi juga memastikan perangkat desa memiliki kemampuan mengelolanya secara berkelanjutan.
“Program SIAP DESA kami rancang bukan hanya untuk menghasilkan sebuah website, tetapi juga membangun kapasitas perangkat desa agar mampu mengelolanya secara mandiri. Harapannya, website ini dapat menjadi media informasi resmi Desa Bonto Tiro yang selalu diperbarui sehingga masyarakat memperoleh informasi yang cepat, akurat, dan terpercaya,” ujar Karmila.
Pelatihan berlangsung secara interaktif melalui demonstrasi penggunaan Google Sites yang dilanjutkan dengan praktik langsung.
Selama kegiatan berlangsung, perangkat desa mempelajari cara mengelola konten hingga memublikasikan informasi di website desa.
Salah seorang perangkat Desa Bonto Tiro, Isra, mengaku pelatihan tersebut memberikan manfaat karena tidak hanya menyediakan website baru, tetapi juga membekali aparatur desa dengan kemampuan untuk mengelolanya.





Tinggalkan Balasan