Ngaku Diserbu 3 Orang di Dalam Rumah, Wanita Palopo: Tangan Saya Dipegangi, Lalu Dipukul
PALOPO, TEKAPE.co – Seorang perempuan bernama Sri Wahyuni (31), warga Perumahan Citra Graha, Kelurahan Takkalalla, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya ke Polres Palopo.
Sri mengaku dianiaya oleh seorang perempuan yang dikenalnya sebagai salah satu owner butik di Palopo bersama dua orang lainnya.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (25/7/2026) malam di rumah korban.
BACA JUGA: Pengosongan Lahan di PSN, Komnas HAM Fokus pada Pemulihan Penghidupan Petani Laoli
Saat kejadian, Sri mengaku sedang seorang diri dan bersiap beristirahat ketika rumahnya didatangi tiga orang, termasuk perempuan yang akrab disapa Cece Misel.
Menurut Sri, ketiga orang tersebut awalnya mengetuk pintu rumah dengan alasan ingin mengambil pakaian yang sebelumnya pernah diberikan kepadanya. Namun, setelah pintu dibuka, mereka diduga langsung memaksa masuk hingga ke dalam kamar.
“Saat itu saya sedang sendiri di rumah. Mereka bilang hanya ingin mengambil baju yang pernah diberikan kepada saya. Tapi begitu pintu dibuka, mereka langsung masuk paksa sampai ke kamar. Saya juga sempat dilempari helm, untung tidak mengenai saya,” kata Sri.
BACA JUGA: Bupati Gowa Diperiksa Polda Sulsel Terkait Dugaan Korupsi Seragam Sekolah Gratis
Sri mengaku situasi kemudian berubah mencekam. Di dalam kamar, dua orang diduga memegangi kedua tangannya, sementara seorang lainnya memukul tubuhnya.
Tak hanya itu, telepon genggam milik korban juga disebut dirampas sehingga ia tidak dapat menghubungi keluarga ataupun meminta pertolongan.
“Saya merasa seperti disekap. Tangan saya dipegangi dua orang, lalu satu orang memukul saya. Handphone saya juga dirampas sehingga saya tidak bisa menghubungi siapa pun untuk meminta pertolongan,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, Sri mengalami luka cakar dan lebam di sejumlah bagian tubuh.
Ia mengaku masih mengalami trauma dan memilih meninggalkan rumahnya untuk sementara.





Tinggalkan Balasan