Bhabinkamtibmas Polsek Sanggalangi Antar Lansia Pikun yang Tersesat Kembali ke Pelukan Keluarga
MALILI, TEKAPE.co – Menjelang senja di Lembang Misa’ba’bana, Kecamatan Buntao, Kabupaten Toraja Utara, seorang perempuan lanjut usia tampak berjalan seorang diri di pinggir jalan.
Wajahnya terlihat kebingungan. Ia adalah Sara Palebangan (81), seorang lansia yang diketahui mengalami pikun dan tersesat jauh dari rumahnya di Sarira.
Beruntung, kepedulian warga menjadi awal dari kisah haru tersebut. Mereka segera menghubungi Bhabinkamtibmas Polsek Sanggalangi, Bripka Muhammad Jufri Lisaw, yang tanpa menunggu lama langsung menuju lokasi untuk memastikan keselamatan sang nenek.
Bagi Bripka Jufri, tugas kepolisian bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan rasa aman bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan pertolongan.
“Ibu Sara kami temukan dalam keadaan selamat. Kami kemudian mencari berbagai informasi untuk mengetahui identitas dan keluarganya. Kasihan orang tua tersebut tersesat di jalan,” tutur Bripka Muhammad Jufri, Minggu (2/8/2026).
Pencarian keluarga tidak berlangsung mudah. Berbagai upaya dilakukan hingga akhirnya Bripka Jufri berkoordinasi dengan Yeshaya Madau, salah seorang jemaat Gereja Tiberias.
Dari informasi itulah identitas keluarga Ibu Sara berhasil diketahui.
Tak berselang lama, keluarga datang ke Polsek Sanggalangi. Pertemuan kembali antara sang nenek dan keluarganya berlangsung penuh rasa syukur setelah sempat diliputi kecemasan karena keberadaannya tidak diketahui.
“Setelah mendapatkan informasi, kami langsung menghubungi keluarganya. Syukur, Ibu Sara kini sudah dijemput. Ke depan kami berharap keluarga dapat mendampinginya agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya.
Peristiwa sederhana ini menjadi pengingat bahwa pelayanan kepolisian tidak selalu tentang penegakan hukum.
Di balik seragam yang dikenakan, ada sisi kemanusiaan yang hadir saat masyarakat membutuhkan.
Polsek Sanggalangi juga mengimbau keluarga yang memiliki anggota lanjut usia, terutama dengan kondisi pikun atau gangguan daya ingat, agar memberikan pendampingan lebih intensif. (Erlin)





Tinggalkan Balasan