Mahalona Diproyeksikan Jadi Kawasan Ekonomi Transmigrasi Terpadu, Bupati Irwan Dapat Dukungan Wamen
JAKARTA, TEKAPE.co — Kawasan Mahalona di Kabupaten Luwu Timur diproyeksikan menjadi salah satu pusat pengembangan ekonomi transmigrasi nasional.
Hal ini mencuat dalam audiensi antara Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam dengan Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi di Kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Irwan memaparkan perkembangan kawasan transmigrasi di Luwu Timur, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, fasilitas pendidikan hingga penguatan ketahanan pangan berbasis komoditas padi.
Irwan menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat transformasi kawasan transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Selatan.
“Konektivitas antar desa transmigrasi menjadi kunci utama. Jika akses jalan baik, mobilitas masyarakat meningkat dan biaya angkut hasil panen petani bisa ditekan,” jelasnya.
Salah satu kawasan yang menjadi sorotan dalam pertemuan tersebut adalah Mahalona. Wilayah ini masuk dalam daftar Kawasan Ekonomi Transmigrasi Terpadu (KETT) nasional yang dipersiapkan untuk mendorong integrasi ekonomi masyarakat transmigran melalui pengembangan agroindustri, khususnya sektor pertanian padi.
Dari total 158 kawasan transmigrasi di Indonesia, pemerintah pusat menetapkan 45 kawasan sebagai KETT.
Namun hanya lima kawasan yang diprioritaskan untuk dipersiapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, dan Mahalona menjadi salah satu yang terpilih.
Menanggapi hal itu, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menyampaikan dukungan terhadap pengembangan kawasan transmigrasi di Luwu Timur, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Ketahanan pangan menjadi prioritas nasional. Dukungan pemerintah akan diarahkan pada penguatan infrastruktur pertanian seperti irigasi dan pembangunan embung untuk mendukung persawahan,” ujarnya.
Kementerian Transmigrasi juga berencana melakukan peninjauan langsung ke kawasan Mahalona guna melihat potensi pengembangan ekonomi transmigrasi yang ada di wilayah tersebut.
Audiensi tersebut ditutup dengan pertukaran cenderamata antara Bupati Irwan Bachri Syam dan Wakil Menteri Transmigrasi sebagai simbol komitmen kerja sama dalam pengembangan kawasan transmigrasi di Luwu Timur. (*)





Tinggalkan Balasan