Tekape.co

Jendela Informasi Kita

BPBD Sulsel Minta Warga Waspada Hujan Lebat hingga 28 Februari

Kondisi banjir di kawasan Toddopuli, Makassar. Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan sejumlah ruas jalan dan permukiman warga tergenang. (ist)

MAKASSAR, TEKAPE.co – Intensitas hujan di wilayah Sulawesi Selatan diperkirakan meningkat hingga 28 Februari 2026. Hujan dengan durasi panjang telah mengguyur sejumlah daerah, termasuk Kota Makassar, sejak pagi hingga sore, Rabu (25/2/2026).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulawesi Selatan, Amson Padolo, mengingatkan potensi bencana hidrometeorologi yang dapat muncul akibat kondisi cuaca tersebut.

Bencana hidrometeorologi umumnya berkaitan dengan faktor cuaca dan hidrologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga gelombang tinggi.

BACA JUGA: Genangan Capai Satu Meter di Panakkukang, Pemkot Makassar Siagakan Perahu Karet

Ia meminta warga yang bermukim di kawasan rawan untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Jika berada di daerah rawan, segera menuju lokasi pengungsian yang aman. Amankan dokumen penting dan barang berharga, serta perhatikan anak-anak dan kelompok rentan,” ujar Amson.

Menurut dia, daerah dataran tinggi seperti Enrekang, Luwu, dan Gowa berpotensi mengalami longsor. Sementara wilayah dataran rendah dan pesisir berisiko terdampak banjir.

BACA JUGA: Hujan Deras Picu Longsor di Patrang Jember, Dapur-Kamar Mandi Rumah Warga Ambrol

Sejumlah titik di Makassar, Maros, Pangkep, dan Barru dilaporkan telah tergenang. Amson meminta masyarakat segera menghubungi tim penyelamat atau pemerintah setempat apabila kondisi memburuk.

BPBD provinsi maupun kabupaten/kota kini dalam status siaga. Posko telah dibentuk dan lokasi evakuasi disiapkan di sejumlah titik rawan.

Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Fadli Tahir, juga mengimbau warga yang rumahnya terdampak banjir agar segera mengungsi.

Ia menyebut masih ada warga yang bertahan di rumah meski kondisi dinilai berisiko, terutama dengan prakiraan hujan yang masih tinggi hingga akhir pekan.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada periode 24 Februari–1 Maret 2026 di sejumlah wilayah, antara lain Parepare, Barru, Pangkajene dan Kepulauan, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, serta Kepulauan Selayar.

Wilayah lain seperti Luwu Utara, Pinrang, Sidenreng Rappang, Soppeng, Bone, Sinjai, Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Pelaksana Tugas Kepala BMKG Sulawesi Selatan, Nasrol Adil, menyatakan masyarakat perlu mewaspadai potensi banjir, banjir bandang, longsor, pohon tumbang, angin kencang, dan gelombang tinggi.

BMKG juga mengingatkan adanya potensi gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di perairan barat dan selatan Sulawesi Selatan.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi perairan Pinrang, Barru, Makassar, Pangkajene dan Kepulauan, Kepulauan Selayar, Bulukumba, Kepulauan Takabonerate, dan Jeneponto.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini