Dominasi SLBN 1 Bulukumba Berlanjut, Tiga Kali Juara Umum Wilayah VI Sulsel
BULUKUMBA, TEKAPE.co – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan inklusif di Kabupaten Bulukumba. Peserta didik dari SLB Negeri 1 Bulukumba berhasil meraih gelar juara umum pada ajang tingkat Wilayah VI Sulawesi Selatan yang meliputi Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, dan Kepulauan Selayar.
Kompetisi yang mencakup Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N), serta Lomba Keterampilan Siswa Nasional (LKSN) itu berlangsung di Kabupaten Jeneponto pada 13–15 April 2026.
Capaian tahun ini sekaligus mengukuhkan dominasi SLBN 1 Bulukumba setelah berhasil mempertahankan gelar juara umum tiga kali berturut-turut.
BACA JUGA: Lapas Palopo Perangi HALINAR, Puluhan Handphone Dimusnahkan
Dengan prestasi tersebut, piala bergilir resmi menjadi milik tetap sekolah.
Kepala SLBN 1 Bulukumba, Andi Muhammad Rusli, menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari kerja kolektif seluruh unsur sekolah.
“Alhamdulillah, tahun ini kita kembali meraih juara umum. Karena sudah tiga kali berturut-turut, maka piala bergilir tersebut kini menjadi piala tetap bagi SLB Bulukumba,” ujarnya.
BACA JUGA: Festival dan Olahraga hingga Konser Musik: HUT ke-23 Luwu Timur Disiapkan Lebih Semarak
Berdasarkan hasil rekapitulasi, kontingen SLBN 1 Bulukumba membukukan 14 medali emas, 5 perak, dan 4 perunggu.
Medali tersebut diraih dari berbagai cabang lomba, mulai dari seni, olahraga, hingga keterampilan, seperti bercerita, pantomim, fotografi, tari, teknologi informasi, atletik, hingga kriya dan tata busana.
Penghargaan atas capaian tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bulukumba, Muh Ali Saleng, di sela apel gabungan organisasi perangkat daerah di halaman Kantor Bupati Bulukumba, Senin (20/4/2026).
Dalam sambutannya, Muh Ali Saleng menyampaikan apresiasi kepada para siswa SLB yang dinilai mampu menunjukkan prestasi di tengah keterbatasan.
“Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada anak-anak kita, khususnya dari Sekolah Luar Biasa (SLB), yang telah menunjukkan prestasi membanggakan. Di tengah berbagai keterbatasan, mereka tetap mampu berkompetisi dan meraih hasil yang luar biasa,” ujarnya.





Tinggalkan Balasan