Solar Subsidi Diduga Diselundupkan ke Sulteng, PT SAP Didesak Diusut
Ia juga mengingatkan potensi munculnya keresahan apabila dugaan penyalahgunaan BBM subsidi tersebut tidak segera ditindaklanjuti.
“Kita tunggu sikap tegas aparat. Kalau tidak digubris, masyarakat sangat berpotensi mengambil tindakan sendiri terhadap para pelaku,” ujarnya.
Ahmad menilai keresahan akan semakin besar apabila masyarakat kesulitan mendapatkan solar subsidi, sementara kendaraan yang diduga membawa BBM subsidi justru dapat melintas antardaerah.
“BBM subsidi seharusnya diprioritaskan untuk sektor pertanian, nelayan, UMKM dan masyarakat yang berhak. Jika dialihkan demi keuntungan pribadi ini tentu tidak boleh dibiarkan,” ucapnya.
Sementara itu, Pertamina Patra Niaga Region Sulawesi memastikan PT Sinar Almas Perkasa bukan merupakan mitra perusahaan.
“Sudah kami cek bukan pak,” ujar pihak Pertamina Patra Niaga saat dikonfirmasi, Jumat (21/8/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dari sejumlah sumber, perusahaan tersebut disebut menerima kendaraan tangki transportir yang tidak resmi untuk bergabung dalam aktivitas perdagangan minyak.
Kendaraan-kendaraan itu disebut digunakan untuk mengumpulkan solar subsidi yang kemudian diduga dialihkan menjadi BBM industri. (*)





Tinggalkan Balasan