Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Harimau Diduga Muncul Lagi di Taput, Kali Ini di Parmonangan

Jejak yang diduga kaki Harimau Sumatera ditemukan di Parmonangan, Tapanuli Utara (kiri), dan bangkai kerbau milik warga yang diduga menjadi korban serangan satwa liar (Kanan), (Dok: Abednego Manalu)

TAPUT, TEKAPE.co – Warga Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, kembali dibuat waspada setelah ditemukan jejak satwa liar yang diduga merupakan Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae).

Jejak tersebut ditemukan pada Kamis (14/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di Dusun Simarsalaon, Desa Pertengahan Manalu Purba. Berdasarkan informasi yang diperoleh TEKAPE.co, jejak itu diduga mengarah ke kawasan Rappa Tumus, Desa Manalu Purba.

Temuan ini menjadi perhatian karena sebelumnya warga di wilayah tersebut juga melaporkan adanya serangan satwa liar terhadap ternak kerbau.

BACA JUGA: Apresiasi Penggeledahan Dinas PUPR Palopo, SHCW Desak Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Pada 8 Agustus 2026, empat ekor kerbau milik Tulus Silaban, warga Desa Hutatua, diduga diserang binatang buas tersebut. Dua kerbau ditemukan mati dan diduga menjadi mangsa, sedangkan dua lainnya terjun ke jurang karena diduga panik saat dikejar.

Camat Parmonangan, Rianto Lumbantobing, S.E., membenarkan temuan itu, dan telah menerima laporan mengenai temuan jejak tersebut.

Pemerintah kecamatan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya warga yang beraktivitas di ladang maupun kawasan yang berdekatan dengan hutan.

BACA JUGA: Air Jadi Keluhan Petani, Jihadin Paruge Dorong Infrastruktur Pengairan di Mahalona Raya

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada. Jangan panik, tetapi juga jangan menganggap remeh temuan jejak ini. Untuk sementara, hindari memasuki kawasan hutan terlalu jauh dan jangan beraktivitas sendirian di lokasi yang rawan,” ujar Rianto kepada TEKAPE.co, Sabtu (15/8/2026).

Kemunculan satwa yang diduga harimau di Tapanuli Utara bukan kali pertama terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Pada Mei 2026, warga Kecamatan Siatasbarita dan Sipahutar juga sempat digegerkan dengan temuan jejak yang diduga milik Harimau Sumatera. Saat itu, dua ekor kerbau milik warga di Desa Simanampang dan Desa Sidagal dilaporkan menjadi mangsa.

Tim gabungan kemudian melakukan penelusuran di sejumlah lokasi. Di sekitar persawahan Porlak Simbolon, Dusun III, Desa Sidagal, petugas menemukan sisa-sisa kerbau berupa kaki, tulang belulang dan organ dalam yang diduga merupakan bagian dari mangsa satwa liar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini