Pertanian Maju Bukan Sekadar Slogan, Penyuluh Luwu Timur Terpilih Jadi PPL Teladan Nasional
MALILI, TEKAPE.co — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Luwu Timur di sektor pertanian. Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) asal Luwu Timur, Ketut Murtika, SP, terpilih sebagai salah satu Penyuluh Pertanian Teladan tingkat nasional.
Atas prestasi tersebut, Ketut Murtika mendapat undangan dari Pusat Penyuluhan Pertanian untuk mengikuti kunjungan ke Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Jakarta, dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Undangan tersebut tertuang dalam surat Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian tertanggal 10 Agustus 2026. Ketut Murtika menjadi satu dari tiga penyuluh pertanian teladan nasional yang diundang dalam kegiatan tersebut.
Selain Ketut Murtika dari Kabupaten Luwu Timur, dua penyuluh lainnya yakni Sunaryo, S.S.T. dari Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dan Pamuji, S.T. dari Kabupaten Buru, Maluku.
Kegiatan kunjungan ke Gedung DPR RI dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026. Para peserta difasilitasi selama enam hari, mulai 13 hingga 18 Agustus 2026.
Kepala Tim Kerja (Katimker) Luwu Timur melaporkan capaian tersebut sebagai bentuk keberhasilan penyuluh pertanian daerah menembus level nasional.
Prestasi Ketut Murtika juga mendapat apresiasi dari Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.
“Ini adalah kebanggaan bagi kita semua. Ketut Murtika telah menunjukkan bahwa penyuluh dari Luwu Timur mampu bersaing dan diakui di tingkat nasional. Pemerintah daerah tentu sangat mengapresiasi dan akan terus mendukung peningkatan kapasitas para penyuluh,” ujarnya.
Bagi pemerintah daerah, keberhasilan PPL di tingkat nasional bukan sekadar penghargaan personal, tetapi menjadi cerminan kapasitas sumber daya manusia pertanian di Luwu Timur.
Apalagi, sektor pertanian menjadi salah satu bagian penting dalam agenda pembangunan daerah, sejalan dengan misi Bupati Luwu Timur untuk mendorong pertanian maju dan kemandirian pangan.
Peran penyuluh dinilai strategis karena berada langsung di tengah petani. Penyuluh menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah, inovasi teknologi pertanian dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Dengan hadirnya PPL Luwu Timur dalam forum nasional tersebut, Bupati Irwan berharap pengalaman dan praktik baik yang diterapkan di daerah dapat semakin dikenal serta menjadi bagian dari penguatan pembangunan pertanian nasional.
Kehadiran Ketut Murtika di DPR RI nantinya sekaligus membawa nama Luwu Timur dan Sulawesi Selatan dalam momentum nasional memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (up)





Tinggalkan Balasan