895 Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan Serentak, Dua Berada di Luwu Utara
MASAMBA, TEKAPE.co – Sebanyak 895 Jembatan Merah Putih Presisi yang dibangun di sejumlah wilayah Indonesia resmi diresmikan secara serentak pada Kamis (13/8/2026).
Peresmian dilakukan melalui konferensi video dan dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo serta Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, dua Jembatan Merah Putih Satya Haprabu turut diresmikan. Keduanya berada di Desa Hasana, Kecamatan Mappedeceng, dan Dusun Salusule, Desa Laba, Kecamatan Masamba.
Jembatan di Desa Hasana menghubungkan Desa Hasana dengan Desa Mekar Jaya Tondok dan menjadi akses menuju wilayah Kecamatan Sukamaju. Sementara jembatan di Dusun Salusule menghubungkan Desa Laba dengan Desa Pombakka.
Peresmian di Desa Hasana dihadiri Kapolres Luwu Utara AKBP Nugraha Pamungkas, Wakil Bupati Luwu Utara Jumail Mappile, Ketua DPRD Luwu Utara Husain, Ketua Pengadilan Negeri Luwu Utara Yanto Arianto, serta jajaran TNI-Polri dan pemerintah daerah.
Adapun di Desa Laba, kegiatan diikuti Wakapolres Luwu Utara Kompol Andi Muh. Syafei, Danyon D Pelopor Sat Brimobda Sulsel Kompol Laode Rusli, bersama unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, pemerintah desa, tokoh masyarakat dan warga.
Dibangun untuk membuka akses masyarakat
Rangkaian peresmian diawali dengan kegiatan nasional melalui konferensi video. Dalam agenda tersebut diperlihatkan kolaborasi TNI dan Polri dalam pembangunan jembatan serta penyediaan sumber air bersih di sejumlah daerah.
Presiden Prabowo kemudian meresmikan pembangunan jembatan TNI-Polri dan fasilitas sumber air bersih yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Program tersebut diarahkan untuk menghadirkan infrastruktur yang dapat digunakan langsung masyarakat, termasuk membuka akses di wilayah yang sebelumnya mengalami keterbatasan konektivitas.
Di Luwu Utara, keberadaan dua jembatan tersebut dinilai penting karena berkaitan langsung dengan aktivitas warga.
Jembatan di Mappedeceng, misalnya, menjadi jalur penghubung bagi masyarakat Desa Hasana dan Desa Mekar Jaya Tondok menuju Kecamatan Sukamaju. Akses ini juga menunjang kegiatan warga yang menggantungkan penghidupan dari sektor pertanian dan perkebunan.
Sementara itu, jembatan di Dusun Salusule memiliki panjang sekitar 50 meter. Infrastruktur tersebut menghubungkan Desa Laba dengan Desa Pombakka dan memudahkan mobilitas masyarakat, termasuk anak-anak sekolah yang menggunakan akses tersebut dalam kegiatan sehari-hari.





Tinggalkan Balasan