Bupati Irwan Terima BDS Impact Award, DPRD Lutim Siap Kawal Ekonomi Rakyat
MALILI, TEKAPE.co — Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Jihadin Paruge, memberi apresiasi atas penghargaan BDS Impact Award 2026 yang diraih Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.
Penghargaan dari Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI) itu diterima Irwan dalam rangkaian Temu Nasional Pendamping (TNP) IV dan International Conference on Cooperatives, MSMEs, and Entrepreneurship (ICCME) 2026 di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (12/8/2026).
Namun bagi Jihadin, penghargaan tersebut tidak boleh berhenti sebagai seremoni.
Sebagai pimpinan DPRD sekaligus Ketua ABDSI Luwu Timur, ia melihat penghargaan itu sebagai momentum untuk mengukur sejauh mana kebijakan pemerintah daerah benar-benar memberi dampak terhadap pelaku UMKM, koperasi dan masyarakat di tingkat desa.
“Selamat kepada Bapak Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, atas penghargaan BDS Impact Award 2026. Ini menjadi kebanggaan kita semua,” kata Jihadin, Kamis (13/8/2026).
Jihadin menilai penghargaan tersebut sejalan dengan arah kebijakan Pemkab Luwu Timur dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui program Pandu Juara.
Tetapi ia mengingatkan, tantangan setelah penghargaan justru lebih besar.
DPRD, kata Jihadin, akan terus mendorong agar program pemberdayaan ekonomi tidak berhenti pada konsep dan angka-angka program, melainkan menghasilkan pelaku usaha yang naik kelas.
“Yang kita harapkan bukan hanya banyaknya program, tetapi ada perubahan nyata. UMKM semakin kuat, koperasi semakin produktif, usaha masyarakat berkembang dan ekonomi desa bergerak,” ujarnya.
Menurut Jihadin, penguatan ekonomi masyarakat membutuhkan kolaborasi. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Pendamping usaha, ABDSI, DPRD, pelaku UMKM, koperasi, dunia usaha hingga pemerintah desa harus berada dalam satu ekosistem.
Karena itu, ia memastikan ABDSI Luwu Timur siap mengambil peran dalam memperkuat pendampingan dan pengembangan usaha masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus memperkuat pendampingan dan kolaborasi. ABDSI Luwu Timur siap mengambil bagian dalam mendorong pengembangan UMKM, koperasi dan kewirausahaan di daerah,” katanya.
Jihadin juga menegaskan posisi DPRD bukan hanya memberikan apresiasi, tetapi ikut memastikan kebijakan pemerintah daerah memiliki dampak yang terukur.
“DPRD akan melihat bagaimana program ini diimplementasikan dan sejauh mana manfaatnya dirasakan masyarakat. Penghargaan harus menjadi energi untuk bekerja lebih keras,” tegasnya.
Ia berharap BDS Impact Award 2026 menjadi pemicu lahirnya lebih banyak inovasi ekonomi di Luwu Timur, terutama yang menyentuh langsung masyarakat desa.
“Jangan berhenti di penghargaan. Jadikan ini penyemangat untuk terus berinovasi dan membangun ekonomi masyarakat Luwu Timur,” tutupnya. (*)





Tinggalkan Balasan