Wabup Luwu: UMKM Expo 2026 Dongkrak Penjualan Produk Lokal
LUWU, TEKAPE.co – Wakil Bupati Luwu, Muh Dhevy Bijak, menilai pelaksanaan UMKM Expo 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Tingginya antusiasme pengunjung dinilai berdampak pada peningkatan penjualan produk lokal yang dipamerkan pelaku UMKM dari seluruh kecamatan di Kabupaten Luwu.
Kegiatan UMKM Expo ini merupakan rangkaian kegiatan hari Jadi ke-67 Kabupaten Luwu tahun 2026.
Hal itu disampaikan Muh Dhevy Bijak saat meninjau stand UMKM dan stand kecamatan bersama Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali, Wakil Ketua II DPRD Luwu Andi Mammang, Sekretaris Daerah Luwu Drs Muh Rudi, serta sejumlah kepala OPD di kawasan Lapangan Andi Djemma Belopa, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Selasa (7/7/2026).
Dari hasil pemantauan, rombongan menyempatkan berdialog langsung dengan para pelaku UMKM untuk mengetahui perkembangan penjualan selama expo berlangsung.
“Alhamdulillah, untuk beberapa hari ini sudah kita laksanakan dan kita buka terkait dengan UMKM Expo ini, animo masyarakat sangat besar, dan tentu dari hasil tadi yang saya tanya-tanyakan ke beberapa pemilik stan, memang ada grafik yang bagus di situ, karena semakin hari semakin banyak yang datang untuk berbelanja produk-produk lokal baik dari para pelaku UMKM dari setiap kecamatan yang ada,” ujar Muh Dhevy Bijak.
Menurutnya, kegiatan UMKM Expo tidak hanya mendorong peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana promosi berbagai produk unggulan daerah yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat.
“Harapan kita dengan adanya UMKM Expo ini, tentu dapat membantu terkait dengan pendapatan masyarakat. Dan tentu kita juga bisa memperkenalkan produk-produk lokal yang mungkin saja selama ini masyarakat belum ketahui. Dengan adanya UMKM Expo seperti ini kan kita bisa memperlihatkan atau mempromosikan produk-produk lokal yang ada di setiap stan-stan dari kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Luwu ini,” jelasnya.
DPRD Dorong Produk Khas Tiap Kecamatan
Sementara itu, Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali berharap setiap kecamatan memiliki produk unggulan yang menjadi identitas daerah masing-masing sehingga mampu menarik minat pengunjung.
“Setelah beberapa hari melihat, banyak produk-produk ini yang boleh dibilang hampir setiap outlet itu hampir ada yang sama. Sehingga kita berharap ke depan itu produk-produk setiap kecamatan itu ada muatan lokal yang spesifik. Contoh, kalau berbicara Bajo Barat, pasti orang cari tenteng kacang, jangan monoton. Paling tidak ketika ada orang datang di stand ini, ada unique selling point-nya atau ada produk tertentu,” ujarnya.
Ia juga mendorong Dekranasda Kabupaten Luwu untuk melibatkan para perajin pandai besi dalam kegiatan expo karena dinilai memiliki potensi pasar yang besar.
“Saya juga berharap animo masyarakat kan tentang besi-besi tua yang ada di Kabupaten Luwu, ke depan itu terkhusus Dekranasda bisa mengajak para pelaku pandai-pandai besi untuk menjual produk-produknya di sini. Karena itu saya yakin incomenya besar,” katanya.
Menurut Ahmad Gazali, meningkatnya jumlah pengunjung menunjukkan perputaran ekonomi selama pelaksanaan expo berjalan cukup baik. Ia pun berharap pemerintah daerah terus menghadirkan berbagai kegiatan yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Antusias kita lihat dari kunjungan masyarakat. Ya, masyarakat mulai meningkat, saya lihat perputaran ekonominya sehingga kita lihat di mana-mana banyak, tentu ini menantang pemerintah untuk kreatif membuat event-event, karena kalau dilihat, masyarakat ini punya duit, cuman enggak tahu tempatnya mau di-spend di mana,” terangnya. (hms)






Tinggalkan Balasan