HiLo Strong Fest 2026 Ajak Warga Makassar Mulai ‘Nabung Otot’, Edukasi Pentingnya Jaga Massa Otot Sejak Muda
MAKASSAR, TEKAPE.co – Ribuan masyarakat memadati Mahoni Hall Hotel Claro Makassar untuk mengikuti HiLo Strong Fest 2026, sebuah festival olahraga yang mengusung kampanye #NabungOtot.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kekuatan otot sejak usia produktif sebagai bekal kesehatan di masa mendatang.
Acara tersebut merupakan bagian dari peringatan World Sarcopenia Day yang diselenggarakan serentak di 14 kota di Indonesia dengan total peserta mencapai lebih dari 8.000 orang.
Berbagai aktivitas olahraga disiapkan bagi peserta, mulai dari Vinyasa Flow Yoga, Pound Rockout Workout, Mat Pilates and Sound Healing, hingga Hybrid Race Double.
Ragam pilihan ini dihadirkan agar masyarakat dapat menyesuaikan jenis latihan dengan kebutuhan maupun gaya hidup mereka.
Area Marketing Manager Nutrifood Sulawesi, Febri Yudha Utama, mengatakan HiLo selama lebih dari 20 tahun terus mengampanyekan pentingnya gaya hidup sehat.
Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan otot sebaiknya tidak hanya diberikan ketika memasuki usia lanjut, melainkan dimulai sejak masih muda.
“Selain aktif bergerak dan berolahraga, masyarakat juga perlu memenuhi kebutuhan protein harian. Itulah semangat #NabungOtot yang kami usung, membangun kekuatan tubuh hari ini untuk kualitas hidup yang lebih baik di masa depan,” ujarnya Selasa (7/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, HiLo juga memperkenalkan HiLo Clear Water Protein Peach, minuman tinggi protein yang dilengkapi kalsium, vitamin, dan mineral serta bebas laktosa sebagai alternatif praktis untuk membantu memenuhi kebutuhan protein sehari-hari.
Tidak hanya menghadirkan kegiatan olahraga, peserta juga memperoleh edukasi mengenai sarcopenia, yakni kondisi berkurangnya massa, kekuatan, dan fungsi otot yang dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang.
Kondisi tersebut kerap tidak disadari, padahal dapat meningkatkan risiko keterbatasan aktivitas, menurunnya kemampuan bergerak, hingga gangguan fungsi fisik maupun kognitif.
Dalam sesi edukasi dijelaskan bahwa pencegahan sarcopenia dapat dilakukan melalui latihan beban atau resistance training yang diimbangi dengan konsumsi protein sesuai kebutuhan harian.






Tinggalkan Balasan