Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Bayi Ditinggalkan di Pulogebang, Disertai Pesan Menyentuh untuk Warga

Ilustrasi bayi. (net)

JAKARTA, TEKAPE.co – Sesosok bayi laki-laki ditemukan tergeletak di depan sebuah rumah warga di Jalan Pangeran Komarudin, kawasan Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, pada Senin malam, (14/7/2025) sekira pukul 21.30 WIB.

Bayi itu dibungkus dengan selimut dan diletakkan bersama secarik kertas berisi pesan dari seseorang yang diduga sebagai orangtuanya.

Isi pesan tersebut mengindikasikan bahwa bayi hanya dititipkan sementara waktu, dengan janji akan diambil kembali kelak.

“Saya titip anak saya sementara, mohon maaf minta tolong untuk dirawat. Nanti saya kembali lagi untuk saya ambil,” demikian bunyi secarik tulisan tangan dalam kertas tersebut.

Uniknya, pesan itu juga menyebut nama seorang warga setempat, yang menguatkan dugaan bahwa pelaku penelantaran mengenal lingkungan tempat bayi itu ditinggalkan.

Penulis pesan juga secara khusus meminta agar bayi tersebut tidak dibawa ke panti sosial.

“Mohon jangan dititip di panti asuhan, terima kasih pak haji. Wassalam,” tulisnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Perlindungan Jaminan dan Rehabilitasi Sosial Sudin Sosial Jakarta Timur, Denny Slamet Triyanto, membenarkan peristiwa tersebut.

Ia menyampaikan bahwa bayi kini dalam perawatan di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit guna menjalani pemeriksaan medis.

“Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan di RSKD Duren Sawit. Nanti pihak rumah sakit yang akan menyampaikan apakah bayi dalam kondisi sehat atau membutuhkan perawatan lanjutan,” ujar Denny kepada wartawan, Selasa (15/7/2025).

Jika dalam beberapa waktu ke depan pihak keluarga bayi tidak juga ditemukan, maka bayi tersebut akan dititipkan ke Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa yang berada di Cipayung.

“Kalau sampai nanti tidak ada keluarga maupun orangtua yang mengaku, maka akan kita bawa ke panti untuk penanganan lebih lanjut setelah dipastikan kondisi kesehatannya stabil,” lanjut Denny.

Sementara itu, pihak kepolisian, dalam hal ini Polsek Cakung, belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi kepada Kanit Reskrim AKP Abdi Harahap sejauh ini belum membuahkan tanggapan.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui siapa orangtua bayi malang itu dan apa motif di balik penelantarannya.

Namun satu hal yang pasti, secarik kertas yang ditinggalkan mengisyaratkan kisah pilu dan dilema yang belum terungkap. (Ron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini