Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Ambulans Bawa Pasien Gawat Senggol Anak di Tengah Karnaval 17 Agustus Pinrang

Tangkapan layar, saat ambulans RSUD Madising Pinrang menyenggol seorang anak ketika melintas di tengah keramaian karnaval 17 Agustus di Jalan Sultan Hasanuddin, Pinrang, Rabu (12/8/2026).

PINRANG, TEKAPE.co – Ambulans RSUD Madising Pinrang menyenggol seorang anak saat melintas di tengah keramaian karnaval 17 Agustus di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Peristiwa tersebut terjadi saat ambulans tengah membawa pasien dalam kondisi gawat menuju RSUD Lasinrang.

Insiden terjadi sekitar pukul 16.00 Wita, Rabu (12/8/2026). Saat itu, akses jalan digunakan untuk kegiatan karnaval dan dipadati warga yang menyaksikan acara.

BACA JUGA: Mantan Istri Disayat 10 Kali hingga Kritis, Pelaku Diburu Polisi

Sopir ambulans, Ollas, mengatakan dirinya melintas setelah mendapat akses dari warga karena harus segera membawa pasien dari RSUD Madising menuju RSUD Lasinrang.

Menurut dia, ambulans kemudian mendadak berada satu jalur dengan seorang anak yang menyeberang. Anak tersebut akhirnya tersenggol bagian kanan kendaraan.

“Jadi saya berangkat dari Madising ke Lasinrang ketika ambulans diberikan jalan, tiba-tiba ada seorang anak yang berada di jalur kendaraan dan tersenggol di sebelah kanan mobil,” kata Ollas kepada wartawan, Kamis (12/8/2026).

BACA JUGA: Mall Nipah Makassar Terbakar Saat Ramai Pengunjung, 30 Unit Damkar Dikerahkan

Ollas mengaku sempat berniat turun dari ambulans untuk melihat kondisi anak tersebut. Namun, sejumlah warga meminta dirinya segera melanjutkan perjalanan karena pasien yang dibawa membutuhkan pertolongan medis.

“Saya sempat mau keluar mobil, cuma ada yang tahan pintu mobil dan bilang, lanjut mi,” ujarnya.

Dia menjelaskan pasien yang berada di dalam ambulans merupakan pasien gawat yang harus segera mendapatkan penanganan di rumah sakit rujukan.

“Pasien gawat janin dan memang perlu secepatnya ditangani,” katanya.

Ollas juga mengaku tidak mempermasalahkan jika dirinya sempat mendapat perlakuan kasar dari warga setelah kejadian. Dia memahami situasi di lokasi yang ramai membuat tidak semua orang mengetahui kondisi darurat yang sedang dihadapi ambulans.

“Saya tidak permasalahkan sebab tidak semua orang mengerti kondisi sedang darurat,” ucapnya.

Anak Disebut dalam Kondisi Baik

Ketua TP PKK Kabupaten Pinrang, A. Sri Widiyati Irwan, memastikan anak yang tersenggol ambulans dalam kondisi baik dan tidak mengalami luka serius.

“Kondisi anak tidak apa-apa,” kata Sri.

Sri menjelaskan, kepadatan warga terjadi karena kawasan tersebut tengah digunakan untuk pelaksanaan karnaval 17 Agustus. Jalan telah ditutup untuk kegiatan, tetapi ambulans tetap diberikan akses karena sedang membawa pasien gawat.

“Itu kan sedang karnaval, ramai, jalanan sudah ditutup, tetapi karena ada pasien gawat dari RSUD Madising jadi agak kencang dan anak menyeberang tanpa melihat kanan dan kiri sehingga tersenggol,” jelasnya.

Peristiwa tersebut kemudian direkam warga dan videonya beredar di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, ambulans RSUD Madising terlihat dikerumuni sejumlah warga setelah kejadian.

Sejumlah warga tampak emosi dan meneriaki sopir ambulans. Bahkan, terlihat seorang oknum anggota Satpol PP diduga memukul wajah sopir.

Insiden ini turut menyoroti pentingnya akses kendaraan darurat ketika kegiatan masyarakat berlangsung di badan jalan.

Ambulans yang membawa pasien dalam kondisi gawat membutuhkan jalur yang dapat dilalui dengan cepat, namun keselamatan warga di sekitar lokasi juga tetap harus menjadi perhatian.

Pihak terkait menyebut anak yang tersenggol ambulans dalam kondisi baik.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat agar jalur kendaraan darurat tetap tersedia dan mendapat pengamanan memadai selama kegiatan yang melibatkan kerumunan warga berlangsung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini