Smart-AR PAI UNCP Mulai Diuji di Sekolah, Bawa Pembelajaran Agama ke Era Digital
Bagi tim peneliti, uji lapangan sekaligus menjadi ruang untuk mengumpulkan data mengenai tampilan antarmuka, navigasi, kemudahan memahami instruksi, penggunaan fitur, hingga pengalaman belajar pengguna.
Masukan untuk Penyempurnaan
Respons positif yang diperoleh dalam uji coba tidak membuat proses pengembangan Smart-AR PAI berhenti.
Masukan dari guru dan peserta didik tetap menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan produk sebelum digunakan secara lebih luas.
Tim pengembang menempatkan hasil pengujian SUS dan SEQ bukan sekadar sebagai angka pengukuran, tetapi sebagai dasar dalam menentukan bagian-bagian aplikasi yang masih perlu diperbaiki.
“Pengembangan produk inovasi pendidikan perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan menjadikan data dan pengalaman pengguna sebagai dasar penyempurnaan,” demikian prinsip yang digunakan dalam pengembangan Smart-AR PAI.
Dengan pendekatan tersebut, Smart-AR PAI ditargetkan tidak berhenti sebagai prototipe teknologi. Produk ini diharapkan dapat berkembang menjadi media pembelajaran PAI yang layak, mudah digunakan, menarik, dan mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik.
Pada saat yang sama, produk tersebut diharapkan dapat membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis teknologi.
Menuju Tahap Hilirisasi
Uji lapangan dan pengujian UI/UX menjadi salah satu capaian penting dalam rangkaian pengembangan Smart-AR PAI.
Proses tersebut dilakukan secara bertahap, dimulai dari FGD, pengembangan aplikasi, rendering Android, pengujian teknis, validasi ahli, hingga pengujian langsung bersama pengguna.





Tinggalkan Balasan