Smart-AR PAI Lolos Validasi Ahli, Inovasi UNCP Siap Diuji di Sekolah dan Madrasah
PALOPO, TEKAPE.co – Upaya menghadirkan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang lebih interaktif melalui pemanfaatan teknologi terus dilakukan Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP).
Salah satu inovasi yang kini memasuki fase penting adalah Smart-AR PAI, media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) dan Deep Learning yang dikembangkan sebagai bagian dari Program Hilirisasi Riset Prioritas–Pengujian Model dan Prototipe Tahun 2026.
Setelah melalui rangkaian pengembangan, mulai dari penyusunan konsep, pembangunan aplikasi, rendering, pengujian teknis hingga validasi oleh para ahli, produk tersebut kini bersiap memasuki tahap uji coba pengguna sebelum diterapkan di sekolah maupun madrasah.
BACA JUGA: FTKOM UNCP Bekali Mahasiswa Menentukan Topik Penelitian dengan Bantuan AI
Ketua tim peneliti, Abdul Zahir, mengatakan bahwa pengembangan Smart-AR PAI sejak awal tidak hanya berorientasi pada penciptaan aplikasi berbasis teknologi, tetapi juga pada kebutuhan nyata guru dan peserta didik.
“Kami ingin memastikan Smart-AR PAI benar-benar lahir dari kebutuhan pengguna. Karena itu, proses pengembangannya diawali dengan analisis kebutuhan bersama guru dan ustaz maupun ustazah agar produk yang dihasilkan relevan dengan praktik pembelajaran di sekolah dan madrasah,” ujarnya, Jumat (7/8/2026).
Tahap awal tersebut diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar pada 22 Juli 2026.
BACA JUGA: UNCP Kaji Pengaruh Growth Mindset terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA
Forum itu mempertemukan guru serta ustaz dan ustazah dari berbagai sekolah dan madrasah untuk memberikan masukan terhadap rancangan sistem, konten pembelajaran, hingga konsep aplikasi yang sedang dikembangkan.
Selain Abdul Zahir, tim peneliti terdiri atas Vicky Bin Djusmin dan Supriadi, serta didukung tiga mahasiswa yang terlibat dalam proses pengembangan maupun pengujian produk.
Diskusi juga dihadiri unsur pimpinan dan sivitas akademika UNCP, mulai dari Humas, Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Ketua Program Studi Informatika, dosen Fakultas Teknik Komputer (FTKOM), mahasiswa, hingga alumni.
Masukan dari para calon pengguna kemudian menjadi dasar penyempurnaan aplikasi yang dikerjakan secara intensif selama tiga hari, yakni 23–25 Juli 2026, di Laboratorium Komputer FTKOM UNCP.
Pada tahap tersebut, tim mulai mengintegrasikan seluruh komponen, mulai dari materi pembelajaran, teknologi AR, hingga sistem berbasis Deep Learning yang menjadi pembeda utama Smart-AR PAI dibanding media pembelajaran konvensional.
Abdul Zahir menjelaskan, Smart-AR PAI dirancang sebagai asisten belajar cerdas yang menghubungkan modul cetak dengan pengalaman belajar digital.
“Aplikasi ini tidak hanya menampilkan objek tiga dimensi. Pengguna dapat memindai marker pada modul, melihat visualisasi materi, mengikuti simulasi pembelajaran, mengerjakan kuis interaktif, hingga memperoleh rekomendasi materi pengayaan maupun remedial berdasarkan analisis pola jawaban,” katanya.





Tinggalkan Balasan