Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 Paparkan Hasil Program Pengabdian di Desa Cimpu Luwu

Mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin Gelombang 116 bersama Pemerintah Desa Cimpu dan masyarakat berfoto bersama usai pelaksanaan Seminar Akhir Program Kerja KKN di Desa Cimpu, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, 7 Agustus 2026. Seminar tersebut menjadi momentum pemaparan hasil program sekaligus evaluasi kegiatan pengabdian mahasiswa selama berada di Desa Cimpu. (ist)

LUWU, TEKAPE.co – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) memaparkan hasil pelaksanaan program pengabdian dalam Seminar Akhir di Desa Cimpu, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, pada 7 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi bersama Pemerintah Desa Cimpu dan masyarakat setelah mahasiswa menjalankan rangkaian program selama masa pengabdian.

Seminar Akhir dihadiri Pemerintah Desa Cimpu, Dosen Pendamping KKN, para kepala dusun, mahasiswa KKN, dan masyarakat. Dalam forum tersebut, mahasiswa menyampaikan capaian program, proses pelaksanaan, keterlibatan masyarakat, serta manfaat dari kegiatan yang telah dijalankan selama berada di Desa Cimpu.

Sejumlah program yang dipaparkan mencakup pemberdayaan masyarakat, pengelolaan lingkungan melalui gotong royong dan Jumat Bersih, pemasangan batas dusun, pendataan armada nelayan, pengukuran pH tanah bagi petani, sosialisasi lingkungan kepada anak sekolah, serta sosialisasi pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu.

Koordinator Desa KKN 116, Muh Hatta Putra Pratama, mengatakan Seminar Akhir merupakan bentuk pertanggungjawaban mahasiswa atas program kerja yang telah dilaksanakan selama berada di Desa Cimpu.

“Seminar Akhir ini bukan hanya menjadi bentuk pertanggungjawaban kami sebagai mahasiswa KKN, tetapi juga menjadi ruang untuk melihat kembali sejauh mana program yang kami laksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Cimpu,” kata Muh Hatta.

Menurut dia, pelaksanaan program tidak hanya diarahkan pada penyelesaian kegiatan mahasiswa, tetapi juga pada keterlibatan masyarakat agar hasil program dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Program-program tersebut dilaksanakan melalui koordinasi dan kerja sama dengan Pemerintah Desa, para kepala dusun, serta masyarakat. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan, terutama dalam program yang berkaitan dengan lingkungan, pemberdayaan, dan kebutuhan masyarakat setempat.

Kepala Desa Cimpu, Alimuddin, menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN Gelombang 116 atas kolaborasi yang terjalin selama masa pengabdian.

“Terimakasih atas kolaborasi nya bersama kami seluruh warga desa cimpu karena telah membantu kurang lebih selama satu bulan ini,” ujar Alimuddin.

Apresiasi juga disampaikan Guntur, Kepala Dusun Muara Selatan. Ia menilai mahasiswa KKN aktif berkoordinasi dan terlibat dalam berbagai kegiatan bersama masyarakat selama berada di wilayah tersebut.

“Kami mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN karena selama berada di Muara Selatan, mereka aktif berkoordinasi dan ikut terlibat dalam berbagai kegiatan bersama masyarakat. Kami berharap kegiatan yang sudah dilakukan dapat memberikan manfaat dan dapat dilanjutkan oleh masyarakat,” kata Guntur.

Salah seorang warga Desa Cimpu, Marwan, juga menilai kegiatan mahasiswa memberikan manfaat karena masyarakat dilibatkan secara langsung dalam pelaksanaannya.

“Kegiatan yang dilakukan mahasiswa cukup baik karena masyarakat ikut dilibatkan secara langsung. Kami merasa terbantu dengan adanya kegiatan tersebut dan berharap apa yang telah dilakukan mahasiswa dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat,” ujar Marwan.

Seminar Akhir menjadi bagian dari rangkaian penutup pelaksanaan KKN Gelombang 116 di Desa Cimpu. Selain menyampaikan hasil program, forum tersebut menjadi ruang evaluasi antara mahasiswa, Pemerintah Desa, dan masyarakat terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan.

Selama masa pengabdian, mahasiswa KKN Gelombang 116 membangun kolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat melalui program yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan gotong royong, Jumat Bersih, pemasangan batas dusun, pendataan armada nelayan, pengukuran pH tanah, hingga sosialisasi kepada anak sekolah menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa terhadap kebutuhan Desa Cimpu.

Dukungan Pemerintah Desa, kepala dusun, dan masyarakat turut menunjang pelaksanaan berbagai program tersebut. Melalui Seminar Akhir, mahasiswa berharap hasil kegiatan tidak berhenti setelah masa KKN berakhir, tetapi dapat dilanjutkan dan dikembangkan masyarakat sesuai dengan kebutuhan Desa Cimpu.

Seminar Akhir sekaligus menjadi momentum refleksi mahasiswa KKN Gelombang 116 sebelum mengakhiri masa pengabdian di Desa Cimpu. Mahasiswa berharap kolaborasi yang telah terbangun selama pelaksanaan KKN dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini