Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Parkir Truk Kerbau Semrawut Picu Macet di Pasar Bolu, Eks Legislator Desak Pemda Torut Bertindak Tegas

Sejumlah truk yang sedang parkir di bahu jalan sekitar Pasar Hewan Bolu. (ist)

RANTEPAO, TEKAPE.co – Kesemrawutan parkir truk pengangkut kerbau di kawasan Pasar Hewan Bolu, Kecamatan Tallunglipu Matallo, Kabupaten Toraja Utara, kembali menjadi sorotan.

Puluhan truk roda empat yang parkir di bahu jalan saat hari pasar disebut menjadi penyebab utama kemacetan, sekaligus memperlihatkan lemahnya pengawasan di kawasan tersebut.

Kondisi itu mendapat kritik dari mantan Anggota DPRD Toraja Utara, Ratte Salurante. Menurutnya, persoalan yang terjadi setiap hari pasar seharusnya sudah dapat diantisipasi oleh pemerintah daerah melalui pengawasan yang lebih ketat, khususnya oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Truk empat roda parkir sembarangan di bahu jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas. Kondisi seperti ini tidak boleh terus berulang setiap hari pasar,” kata Ratte Salurante, yang akrab disapa Ne’ Belo, melalui pesan video yang dikirimkan Tekape.co, Selasa (7/7/2026).

Ia menilai kemacetan yang terjadi bukan sekadar persoalan disiplin pengemudi, melainkan juga menunjukkan perlunya penataan sistem parkir dan pengawasan yang lebih maksimal dari pemerintah daerah.

Menurut Ratte, dirinya telah menyampaikan langsung persoalan tersebut kepada Bupati Toraja Utara, Frederick Viktor Palimbong, agar segera mengambil langkah cepat.

“Saya langsung menghubungi Bupati supaya memberikan perhatian kepada petugas di lapangan, memperketat pengawasan, sekaligus menambah personel agar kondisi pasar bisa dikendalikan,” ujarnya.

Selain persoalan parkir, Ratte juga menyoroti kondisi kebersihan di sekitar pasar. Ia mengaku masih menemukan sampah berserakan dan menumpuk di sekitar bak kontainer sehingga mengurangi kenyamanan masyarakat dan pengunjung pasar.

Menurutnya, Pasar Hewan Bolu sebagai salah satu pusat perdagangan ternak terbesar di Toraja semestinya dikelola dengan lebih baik karena menjadi wajah daerah di mata para pedagang maupun wisatawan.

“Kita berharap pasar hewan terlihat lebih tertata, parkirnya rapi, lalu lintas lancar, dan lingkungannya bersih. Jangan sampai kesan pertama yang dilihat pengunjung justru kemacetan dan sampah,” tegasnya.

Ratte mengapresiasi respons cepat pemerintah daerah setelah menerima laporan tersebut. Ia menyebut petugas Satpol PP langsung melakukan penataan parkir sekaligus membersihkan area pasar.

“Saat ini sudah ditindaklanjuti. Parkiran mulai diawasi lebih ketat dan area pasar juga sudah dibersihkan. Yang penting ke depan jangan hanya bersifat sementara, tetapi harus menjadi pengawasan rutin setiap hari pasar,” pungkasnya. (erlin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini