Bakar Savana untuk Pakan Ternak, Api Malah Hanguskan 2.200 Pohon Cokelat di Seko
Forki menyebut kejadian tersebut berpotensi memicu konflik antara warga yang memiliki kebun dan peternak. Karena itu, dia telah melakukan identifikasi di lokasi serta mengumpulkan keterangan dari warga.
“Peristiwa ini rawan menimbulkan perselisihan dan pertikaian antar warga pekebun dan peternak. Olehnya itu saya telah melakukan identifikasi di lokasi kejadian dan mengumpulkan informasi dari warga untuk kepentingan penanganan selanjutnya, agar para korban tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan akibat kerugian yang mereka alami,” jelasnya.
Polisi masih mendalami penyebab dan pihak yang diduga melakukan pembakaran. Warga juga diimbau tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan selama musim kemarau.
Polisi meminta warga yang menjadi korban maupun pihak terkait menahan diri dan tidak melakukan aksi main hakim sendiri.
(Accy)





Tinggalkan Balasan