Pertamina Tambah Pasokan BBM di Sulsel Imbas Kebutuhan Pertanian Naik saat Musim Panen
MAKASSAR, TEKAPE.co – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan stok dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Sulawesi Selatan masih dalam kondisi aman.
Meski begitu, sejumlah daerah mengalami peningkatan konsumsi yang dipicu aktivitas pertanian di tengah musim kemarau.
Peningkatan kebutuhan BBM tersebut mendorong Pertamina menambah pasokan di beberapa wilayah agar distribusi kepada masyarakat tetap terjaga.
BACA JUGA: Bukan Sekadar Penerjemah, “Jubir” di IMIP Jadi Jembatan TKA-TKI
“Sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan masih dalam kondisi aman. Namun, di beberapa daerah terjadi peningkatan penyaluran seiring naiknya kebutuhan masyarakat, terutama untuk sektor pertanian,” demikian keterangan Pertamina Patra Niaga Sulawesi.
Pertamina menjelaskan, lonjakan konsumsi BBM dipengaruhi meningkatnya penggunaan bahan bakar untuk mendukung irigasi pertanian di tengah kondisi kekeringan.
Selain itu, aktivitas masyarakat yang memasuki masa panen juga ikut mendongkrak permintaan.
BACA JUGA: CONNFEST Gelar Teras Literasi di Surakarta, Dorong Generasi Muda Perkuat Literasi Digital
“Dengan adanya siklus panen hingga tiga kali dalam setahun, kebutuhan BBM untuk mendukung kegiatan irigasi dan operasional pertanian dapat mengalami peningkatan,” tulis Pertamina.
Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan tersebut, Pertamina menambah penyaluran Pertalite sekitar 15-20 persen dari rata-rata harian.
Sementara pasokan Biosolar ditingkatkan sekitar 10-15 persen, disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing daerah.
Selain penambahan pasokan, pengaturan distribusi di SPBU juga diperkuat.
Pertamina menerapkan sistem pengawasan melalui marshal di lapangan, termasuk mengarahkan kendaraan ke SPBU lain apabila terjadi antrean panjang.
“Kondisi stok dan penyaluran terus dimonitor secara berkala untuk memastikan kebutuhan masyarakat, termasuk sektor pertanian dan irigasi, tetap terpenuhi serta distribusi berjalan optimal,” jelas Pertamina.
Pertamina juga mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar distribusi dapat berlangsung merata.
Di sisi lain, koordinasi terus dilakukan bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pemangku kepentingan lainnya guna memastikan penyaluran BBM, khususnya BBM subsidi, tetap tepat sasaran.
“Bagi masyarakat yang menemukan indikasi penyalahgunaan atau membutuhkan informasi terkait layanan BBM dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” tutup Pertamina. (*)





Tinggalkan Balasan