Tekape.co

Jendela Informasi Kita

LPG 3 Kg Langka di Rantepao, Disdag Toraja Utara Gelar Operasi Pasar di Dua Titik Mulai Senin

Operasi pasar LPG 3 kg bersubsidi, di Lapangan Bakti Rantepao, beberapa waktu lalu. Tampak Pengawas dari Dinas Perdagangan, Arwan dan Manajer PT Sinar Ratte, Matius Lati. (ist)

RANTEPAO, TEKAPE.co – Kelangkaan gas elpiji bersubsidi 3 kilogram kembali terjadi di Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara.

Kondisi ini telah berlangsung sekitar sepekan dan membuat masyarakat kesulitan memperoleh gas melon.

Pengawas Elpiji Dinas Perdagangan Toraja Utara, Harwan, membenarkan adanya kelangkaan tersebut.

Namun, ia menegaskan kondisi itu bukan disebabkan berkurangnya stok maupun adanya penimbunan.

“Memang benar sudah sekitar sepekan terjadi kelangkaan elpiji 3 kilogram. Penyebabnya karena permintaan masyarakat meningkat, bukan karena stok berkurang atau ada penimbunan,” kata Harwan saat dihubungi melalui WhatsApp, Minggu (28/6/2026).

Menurutnya, lonjakan konsumsi dipicu oleh sejumlah aktivitas masyarakat, seperti pelaksanaan upacara adat Rambu Solo’, bertambahnya pelaku UMKM musiman, hingga berbagai kegiatan lain yang membutuhkan penggunaan elpiji.

Harwan mengatakan, Dinas Perdagangan telah berkoordinasi dengan seluruh agen resmi untuk mengatasi kelangkaan yang terjadi, khususnya di wilayah Rantepao dan Tallunglipu.

“Hasil pemantauan kami, kelangkaan hanya terjadi di Rantepao dan Tallunglipu. Sementara di wilayah pedesaan, ketersediaan elpiji 3 kilogram masih relatif aman,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Perdagangan bersama agen resmi mulai menggelar operasi pasar selama sepekan, mulai Senin (29/6/2026).

Operasi pasar dipusatkan di dua lokasi, yakni Lapangan Bakti Rantepao dan Kantor Kelurahan Tallunglipu.

Tiga agen resmi yang akan melayani penjualan elpiji bersubsidi dalam operasi pasar tersebut adalah PT Sinar Ratte, PT Atiga, dan YMHK.

Pemerintah berharap operasi pasar ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, sekaligus menstabilkan distribusi elpiji 3 kilogram di wilayah yang mengalami lonjakan permintaan.

(Erlin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini