Tekape.co

Jendela Informasi Kita

HMI Bulukumba Demo di Polres, Soroti Tambang Ilegal dan Dugaan Keterlibatan Oknum TNI

ejumlah massa dari HMI Cabang Bulukumba menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolres Bulukumba menuntut penindakan tegas terhadap aktivitas tambang ilegal, Selasa (10/3/2026). (ist)

BULUKUMBA, TEKAPE.co – Puluhan massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bulukumba menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Kepolisian Resor Bulukumba, Sulawesi Selatan, Selasa (10/3/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas maraknya aktivitas pertambangan ilegal yang dinilai semakin merusak lingkungan di sejumlah wilayah di Kabupaten Bulukumba.

Dalam aksi itu, para demonstran menyampaikan tuntutan agar aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap praktik tambang tanpa izin yang masih beroperasi.

BACA JUGA: Diduga Edarkan Ribuan Pil Daftar G, Anak Oknum Kades di Mappedeceng Ditangkap Polisi

Mereka menilai penanganan terhadap aktivitas tersebut selama ini belum maksimal.

Salah satu isu yang menjadi sorotan dalam aksi tersebut adalah dugaan keterlibatan oknum aparat dalam melindungi atau terlibat dalam kegiatan tambang ilegal.

Sekretaris Umum HMI Cabang Bulukumba, Isranda Lattol, mengatakan pihaknya menerima berbagai laporan dari masyarakat terkait dugaan keterlibatan oknum anggota TNI dalam aktivitas tersebut.

BACA JUGA: Polres Palopo Tangkap Satu Pelaku Dugaan Pelecehan Siswi SMP, Satu Lagi Diburu

“Kami menerima banyak laporan dan temuan di lapangan bahwa ada dugaan kuat oknum TNI terlibat dalam pengelolaan tambang-tambang ilegal ini. Hal inilah yang membuat aktivitas tersebut terus beroperasi meskipun tidak mengantongi izin resmi,” ujar Lattol dalam orasinya.

Dalam pernyataan sikapnya, HMI Cabang Bulukumba menyampaikan sejumlah tuntutan kepada aparat penegak hukum.

Mereka meminta Polres Bulukumba segera menghentikan seluruh aktivitas tambang ilegal yang beroperasi di wilayah tersebut.

Selain itu, massa aksi juga mendesak agar alat berat yang digunakan dalam kegiatan pertambangan tanpa izin disita, serta memproses hukum siapa pun yang terlibat tanpa memandang status atau latar belakang.

HMI juga meminta Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV/Hasanuddin dan institusi TNI menindak tegas jika terbukti ada anggota yang terlibat dalam aktivitas tambang ilegal.

Aksi demonstrasi yang berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di depan Mapolres Bulukumba tersendat.

Para demonstran menegaskan akan terus mengawal persoalan tambang ilegal di Bulukumba hingga ada langkah nyata dari pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum.

Mereka bahkan menyatakan siap kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar jika aktivitas tersebut masih dibiarkan beroperasi.

(Sakril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini