Audiensi ke Kajati Sulsel, Pemuda Aktivis Dorong Kolaborasi Pengawasan Hukum
MAKASSAR, TEKAPE.co – Sejumlah pemuda aktivis melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kajati Sulsel) sebagai upaya memperkuat sinergi, kolaborasi kelembagaan, serta koordinasi dalam mendukung pengawasan dan penegakan hukum yang berkeadilan di Sulawesi Selatan.
Dalam pertemuan tersebut, para pemuda aktivis diterima langsung oleh Kajati Sulsel beserta Asintel Kejati dan Kasi Penkum Kejati Sulsel.
Asdar, selaku aktivis HMI, menegaskan komitmennya sebagai kader HMI untuk terus berperan aktif dalam mengawal berbagai persoalan sosial, hukum, dan kebijakan publik.
BACA JUGA: Polda Sulsel Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Pembiaran Tambang Emas Ilegal di Luwu
Hal itu dilakukan melalui pendekatan konstruktif serta berbasis kemitraan strategis dengan institusi penegak hukum.
Asdar yang juga Ketua Bidang Pembinaan Anggota HMI Cabang Bulukumba sekaligus BPL HMI Korwil Sulsel menilai sinergi antara organisasi kepemudaan dan aparat penegak hukum merupakan langkah penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dalam upaya pencegahan dan penanganan berbagai persoalan hukum di masyarakat.
“Audiensi ini menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi yang efektif antara Organisasi Kemahasiswaan dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Kami memandang bahwa kolaborasi kelembagaan perlu terus diperkuat guna menciptakan sistem Pengawasan dan penegakan hukum yang responsif terhadap aspirasi masyarakat serta menjunjung tinggi prinsip keadilan, Serta pada Kesempatan ini kami Meminta Kesediaan bapak Kajati Sulsel Untuk Menyampaikan materi Pada Kegiatan Nasional HMI Mendatang,” ujar Asdar.
Sementara itu, Kajati Sulsel menyambut baik audiensi tersebut dan mengapresiasi kepedulian kader-kader HMI terhadap isu-isu penegakan hukum di daerah.
Kejati Sulsel juga menegaskan keterbukaannya terhadap masukan konstruktif dari masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan dan mahasiswa, untuk memperkuat supremasi hukum.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal terbangunnya kolaborasi yang lebih erat antara organisasi mahasiswa dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, khususnya dalam mendorong budaya hukum yang kuat, peningkatan kesadaran hukum masyarakat, serta penguatan koordinasi dalam penegakan hukum yang berkeadilan di Sulsel.
“Menurut saya Sinergi yang kuat antara masyarakat sipil dan aparat penegak hukum merupakan fondasi penting dalam mewujudkan sistem hukum yang berintegritas, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” tutup Asdar.
(Sakril)






Tinggalkan Balasan