Tekape.co

Jendela Informasi Kita

GEMA Volume 4 Arsitektur UNM Hadirkan Jejak Ruang dan Waktu Lewat Karya Mahasiswa

Pengunjung mengamati karya mahasiswa dalam pameran GEMA (Galeri Eksplorasi Mahasiswa Arsitektur) Volume 4 bertema “Traces Across Time” di Koridor Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar, Senin (25/5/2026). Pameran menampilkan hasil ekskursi arsitektur mahasiswa ke berbagai destinasi dalam dan luar negeri. (ist)

MAKASSAR, TEKAPE.co – Mahasiswa Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menghadirkan ruang apresiasi karya melalui kegiatan GEMA (Galeri Eksplorasi Mahasiswa Arsitektur) Volume 4 Tahun 2026 bertema “Traces Across Time” Anjangsana Ruang.

Pameran yang berlangsung pada 25–26 Mei 2026 itu digelar di Koridor Lantai 1 dan 2 Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik UNM.

Kegiatan ini menampilkan hasil perjalanan akademik mahasiswa dalam program Ekskursi Arsitektur 2025 ke sejumlah destinasi internasional dan nasional, seperti Singapura, Malaysia, Bangkok, Bali, dan Lombok.

BACA JUGA: Cetak Guru Berkarakter Pancasila, UNCP Gelar Workshop Kebhinekaan

Melalui perjalanan tersebut, mahasiswa melakukan observasi langsung terhadap perkembangan arsitektur, tata kota, interior, budaya ruang, hingga karakter kawasan di berbagai daerah dan negara.

Tema “Traces Across Time” merepresentasikan bagaimana arsitektur dipahami tidak hanya sebagai bentuk fisik bangunan, tetapi juga sebagai jejak budaya, sejarah, teknologi, dan kehidupan manusia yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Berbagai karya yang dipamerkan meliputi dokumentasi visual, fotografi, sketsa arsitektur, hasil analisis bangunan, visualisasi desain, hingga instalasi kreatif mahasiswa selama mengikuti ekskursi dan proses pembelajaran studio.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan terpilih, Mohammad Junaedy Rahman.

Dalam sambutannya, ia mengapresiasi semangat eksplorasi dan kreativitas mahasiswa Arsitektur UNM yang mampu menghadirkan perjalanan akademik menjadi media edukasi publik.

Menurutnya, budaya akademik berbasis pengalaman lapangan dan apresiasi karya perlu terus dikembangkan di lingkungan kampus.

Ia menilai kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dan pameran mahasiswa dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus kolaborasi lintas program studi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini