oleh

Dinkes Palopo Pastikan Foto Hasil Lab yang Beredar Bukan Dokumen Resmi

PALOPO, TEKAPE.co — Warga Palopo sempat digegerkan dengan beredarnya di media sosial, foto dokumen yang berisi hasil lab, yang menyebutkan nama warung bakso dan produsen mie positif menggunakan formalin dan boraks.

Menanggapi hal itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Palopo langsung angkat bicara. Dinkes langsung menggelar jumpa pers, Sabtu 26 Mei 2018, malam, di salah satu cafe di bilangan Jl Andi Djemma Palopo.

Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Kesehatan Kerja dan Olahraga, Dinas Kesehatan Palopo, Ceria Amaliyah, mengaku kaget dengan adanya selebaran tersebut. Menurutnya, hingga saat ini pihaknya baru akan mengambil sampel dan belum ada hasil laboratorium.

Bahkan, sejumlah warung yang disebut menggunakan formalin dan boraks, belum diambil sampelnya. Dinkes mengaku, baru mengambil sampel di tiga titik, antara lain di PNP, TPI, dan di Pasar Andi Tadda.

“Selebaran yang beredar itu hoaks. Itu bukan dokumen dari kami. Kami tidak tahu, siapa yang menyebarkan dan apa motifnya,” tandasnya.

Menurutnya, setiap mengeluarkan dokumen hasil lab, kop suratnya berlogo dinas kesehatan Palopo dan dibubuhi cap dan tanda tangan kepala dinas. Sementara yang beredar di masyarakat tidak ada.

Ceria menambahkan, dengan adanya selebaran tersebut tentu sangat merugikan sejumlah warung makan yang tercantum di dalamnya. “Kami juga dirugikan karena ini menyangkut pertanggungjawaban ke publik. Padahal itu adalah hoaks. Bukan dari Dinkes,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, beber dia, Dinas Kesehatan akan turun bersama dengan jajaran Polres Palopo guna mengambil sampel di industri yang memproduksi mie, pedagang bakso, warung makan, cafe, resto, dan juga di depot air minum. (rin)

Komentar

Berita Terkait