Dikabarkan Pergi ke Luar Negeri Tanpa Penjelasan Resmi, Ini Penjelasan Wabup Humbahas
HUMBAHAS, TEKAPE.co – Wakil Bupati Humbang Hasundutan, Junita R. Marbun, SH, MAP, memberikan klarifikasi terkait kabar yang menyebut dirinya pergi ke luar negeri tanpa penjelasan resmi.
Junita mengatakan keberangkatannya ke Wellington, Selandia Baru, telah mengantongi izin resmi yang diajukan kepada Bupati Humbang Hasundutan jauh sebelum keberangkatan.
Sebelumnya, beredar informasi di sejumlah platform media yang menyebut Junita meninggalkan Indonesia tanpa penjelasan resmi. Isu tersebut menjadi perhatian karena keberangkatannya bertepatan dengan Sidang Paripurna DPRD Humbang Hasundutan yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 pada Senin (6/7/2026).
BACA JUGA: KPPN Balige Beri 3 Penghargaan kepada Polres Humbahas, Ini Daftar Prestasinya
Saat dikonfirmasi Tekape.co melalui sambungan telepon, Rabu (8/7/2026), Junita menjelaskan bahwa dirinya telah mengajukan surat permohonan izin ke luar negeri kepada Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Nababan, sejak 8 Mei 2026 dengan Nomor Surat 1667/HH/V/2026.
Menurut Junita, permohonan izin tersebut diajukan untuk mendampingi anaknya mengurus pendaftaran beasiswa pendidikan Strata 2 (S-2) di Victoria University of Wellington, Selandia Baru.
“Saya telah mengajukan permohonan izin ke luar negeri sejak 8 Mei 2026. Jadi, terkait kabar yang menyebutkan kepergian saya tidak memiliki kejelasan, saya rasa perlu diperdalam terlebih dahulu kebenarannya,” ujar Junita.
BACA JUGA: Puskesmas Hutabaginda Dorong Pencegahan Stunting Lewat Edukasi Gizi
Ia juga menegaskan seluruh biaya perjalanan ditanggung secara pribadi dan tidak menggunakan anggaran pemerintah daerah maupun sumber dana lainnya.
“Keberangkatan saya murni menggunakan dana pribadi dan tidak ada kaitannya dengan penggunaan anggaran daerah, sehingga tidak sama dengan pejabat daerah lainnya yang memakai anggaran daerah namun tidak dapat menjelaskan hasil perjalanan tersebut,” katanya.
Selama berada di Selandia Baru, Junita mengaku mendapat sambutan baik dari Atase Pertahanan (Athan) Indonesia untuk New Zealand. Ia juga mengaku memanfaatkan kunjungan tersebut untuk mempelajari sektor peternakan dan menjajaki peluang kerja sama yang dapat dikembangkan di masa mendatang.
“Saya merasa bersyukur disambut dengan baik oleh Atase Pertahanan (Athan) Indonesia untuk New Zealand. Dalam waktu yang singkat, saya juga dapat belajar mengenai sektor peternakan serta beberapa peluang kerja sama yang dapat dikembangkan ke depannya,” ujarnya.
Terkait ketidakhadirannya dalam Sidang Paripurna DPRD yang membahas pertanggungjawaban APBD, Junita mengatakan hal itu bukan disengaja karena izin keberangkatannya telah diajukan jauh sebelum agenda tersebut berlangsung.
Selain itu, ia mengaku selama menjabat sebagai Wakil Bupati tidak pernah dilibatkan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Kalaupun saya hadir, saya rasa akan menjadi sia-sia. Bukan lagi rahasia bahwa saya tidak pernah dilibatkan dalam pemerintahan Kabupaten Humbang Hasundutan. Beliau menganggap dirinya sanggup menjalankan semuanya sendiri saja, padahal amanah yang diberikan masyarakat adalah untuk pasangan bupati dan wakil bupati,” ungkap Junita.
(Abednego Manalu)






Tinggalkan Balasan