Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Puskesmas Hutabaginda Dorong Pencegahan Stunting Lewat Edukasi Gizi

dr. Mariesty Nelly Panggabean saat memberikan PMT berupa susu kepada lansia diacara cegah stunting Kabupaten Tapanuli Utara, (Dok: Abednego Manalu)

TAPUT, TEKAPE.co – Puskesmas Hutabaginda turut berperan aktif dalam mendukung Gerakan Cegah Stunting Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 di Desa Parbubu I, Kecamatan Tarutung.

Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini.

Gerakan yang dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara ini menyasar balita, ibu hamil, remaja putri, dan lansia.

Kegiatan diisi dengan kampanye pencegahan stunting serta pemberian intervensi gizi kepada kelompok sasaran.

Bentuk intervensi yang diberikan meliputi Pemberian Makanan Tambahan (PMT), susu balita, dan vitamin sirup untuk balita, tablet tambah darah bagi remaja putri, susu, PMT, dan tablet tambah darah untuk ibu hamil, serta susu dan vitamin bagi lansia.

Kepala Puskesmas Hutabaginda, dr. Mariesty Nelly Panggabean, kepada Tekape.co, Selasa (07/07/2026) mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting sejak remaja hingga masa pertumbuhan anak.

“Stunting bukan hanya memengaruhi tinggi badan anak, tetapi juga perkembangan otak, kemampuan belajar, dan produktivitas saat dewasa. Oleh karena itu, pencegahan harus dimulai sejak remaja putri dengan menjaga asupan gizi dan mengonsumsi tablet tambah darah, dilanjutkan selama kehamilan melalui pemeriksaan rutin dan pemenuhan gizi yang cukup, hingga anak berusia dua tahun,” ujar dr. Mariesty.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan mencegah stunting tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga memerlukan peran aktif keluarga dalam menerapkan pola hidup sehat, memenuhi kebutuhan gizi, serta rutin memanfaatkan layanan kesehatan seperti posyandu dan pemeriksaan kehamilan.

dr. Mariesty juga mengimbau para orang tua agar membawa balita secara rutin ke posyandu untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, melengkapi imunisasi, serta memberikan makanan bergizi seimbang sesuai usia.

Melalui Gerakan Cegah Stunting Tahun 2026, Puskesmas Hutabaginda berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting semakin meningkat sehingga mampu menciptakan generasi Tapanuli Utara yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

(Abednego Manalu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini