oleh

Bupati Delis Kecam Aksi Unjuk Rasa Anarkis di PT GNI

PALU, TEKAPE.co – Bupati Morowali Utara (Morut) Dr dr  Delis Julkarson Hehi MARS,  mengecam keras terjadinya aksi unjuk rasa anarkis di lokasi industri pengolahan nickel (smelter)  PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) di Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur Sabtu 14 Januari 2023 siang hingga malam hari.

“Saya sangat menyesalkan, bahkan mengecam keras aksi yang ditengarai dipicu oleh para provokator dari luar yang membawa agenda-agenda lain,” tandas Bupati Delis usai bertemu Kapolda Sulteng Irjen Pol Rudy Sufahriadi di kediaman Kapolda Sulteng di Kota Palu, Minggu 15 Januari 2023 siang.

Bupati Delis, menyerahkan sepenuhnya kepada jajaran kepolisian dan aparat keamanan lainnya untuk menangani secara hukum para perusuh serta dapat segera memulihkan situasi keamanan yang selama ini berjalan kondusif, sehingga  industri bisa  kembali berjalan normal seperti semula.

Bupati Delis, menduga  kerusuhan ini dipicu oleh ulah para  provokator dari luar kepentingan untuk  mensejahterakan karyawan dan keberlangsungan industri nickel dengan membawa agenda-agenda mereka.

“Kami tidak ingin suasana tenteram dan damai yang selama ini terjaga di Morut, dirusak oleh para provokator. Kami menginginkan kehadiran investor untuk mengelola potensi daerah bagi kesejahteraan masyarakat,” tandas Mantan Anggota DPD RI Periode 2014 -2019.

Bupati Delis,  membantah isu-isu yang disebarkan para provokator bahwa kerusuhan yang ditandai pengrusakan, pembakaran dan penjarahan tersebut dipicu oleh penganiayaan oleh oknum Tenaga Kerja Asing (TKA) terhadap Tenaga Kerja Indonesia ( TKI).

“Tolong diluruskan informasinya ya. TKA yang diserang duluan, lalu terjadi bentrok. Di tengah bentrok tersebut, ada oknum-oknum yang memanfaatkan kesempatan untuk melakukan pengrusakan dan penjarahan di asrama karyawan putri TKI,” tukas Politisi Senior Partai Hanura itu.

Untuk memulihkan kembali  situasi di sekitar PT  GNI, Bupati Delis telah memerintahkan kepada  Kabankesbangpolda Morut, Defridas H Sabola untuk mengumpulkan sejumlah Ormas-ormas, agar memiliki kesatuan pemahaman serta pernyataan yang benar terkait peristiwa yang terjadi tersebut.

Bupati Delis juga meminta Camat Petasia Timur dan para Kades, mengumpulkan warganya untuk diberikan pengarahan agar tidak terpancing dengan provokasi-provokasi yang dilakukan oknum-oknum yang ingin merusak persatuan dan kesatuan serta situasi harmonis yang telah terjalin di masyarakat selama ini.

Kerusuhan yang terjadi di lingkungan PT GNI tersebut, dilaporkan menimbulkan dua orang korban jiwa (meninggal dunia), seorang TKI dan seorang TKA serta kerugian material yang cukup besar.
Dilaporkan pula terjadi penjarahan di asrama putri TKI serta pembakaran aset-aset Perusahaan.

Sebanyak 70 orang telah ditahan kepolisian untuk mengusut tuntas aksi anarkis tersebut.

Terpisah, Direktur Intelkam Polda Sulteng dan Sekda Morut Musda Guntur yang didampingi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Morut Buharman Lambuli, saat berita ini dibuat, sedang melakukan pertemuan dengan manajemen PT GNI untuk membahas berbagai hal terkait kerusuhan yang terjadi.

Pertemuan ini dihadiri oleh Kapolres Morut dan Dandim Morowali dan Morowali Utara.

Kasatpol PP Morut Buharman Lambuli mengakui,  hingga Minggu siang ini, situasi di sekitar PT GNI cukup kondusif, namun semua pihak masih berjaga-jaga untuk mencegah terulangnya peristiwa sebelumnya. (MCDD/NAL)

Komentar

Berita Terkait