oleh

Anggota DPR Dhevy Bijak Desak BP2MI Tuntaskan Permasalahan 12 ABK Terlantar di Dubai

LUWU, TEKAPE.co – 12 orang Anak Buah Kapal (ABK) MV Oasis V, yang telantar di UEA, mendapat perhatian serius dari Komisi VI DPR-RI di Jakarta.

Anggota komisi 9 DPR RI, Devhy Bijak Pawindu, mengatakan proses pemulangan seluruh ABK yang diduga telantar di UEA, sedang ditangani Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

“Tadi kami sudah sampaikan langsung kepada Kepala BP2MI, Beni Ramdani, untuk segera ditindaklanjuti, juga mendesak pihak perusahaan untuk menyelesaikan pembayaran upah ABK-nya,” kata Dhevy Bijak Pawindu, Rabu, 02 September 2020, di Jakarta.

Dhevy menyesalkan tidak terbayarnya upah seluruh ABK MV Oasis V, khususnya 9 warga Luwu.

Ia juga meminta BP2MI, untuk memastikan, seluruh ABK tersebut, saat ini kondisinya baik-baik saja.

“Sambil menunggu proses pemulangan ke tanah air, kita harus pastikan, segala kebutuhan mereka selama berada di UEA tercukupi,” ujarnya.

Sementara itu, 12 ABK MV Oasis V yang telantar di UEA, membuat video pernyataan yang menyebutkan bahwa mereka sudah siap dipulangkan ke tanah air, paling lambat tanggal 8 September mendatang.

“Difasilitasi KJRI, kami telah berdiskusi dengan agent MV Oasis V dan hasilnya mereka berjanji akan memulangkan kami dalam waktu 10 hari,” kata salah seorang ABK MV Oasis V dalam rekaman video tersebut.

Adapun Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak, berharap proses pemulangan 12 ABK tersebut, bisa disegerakan, dan segala hak mereka, diberikan.

“Gaji selama tiga bulan yang belum dibayarkan, juga kita upayakan bisa diselesaikan oleh perusahaannya,” kata Syukur Bijak. (*)

Komentar

Berita Terkait