AKJ 2026 Resmi Dibuka, IMIP Ajak Jurnalis Angkat Isu Keberlanjutan dan Ekonomi Lokal
MOROWALI, TEKAPE.co – PT Industrial Morowali Indonesia (IMIP) kembali menyelenggarakan Anugerah Karya Jurnalistik (AKJ) 2026 sebagai bentuk apresiasi terhadap insan pers yang aktif mengangkat isu-isu industri, investasi, dan pembangunan berkelanjutan.
Ajang yang mengusung tema “Harmoni Keberlanjutan di Kawasan Industri IMIP” tersebut resmi dibuka pada Senin (15/6/2026) dan ditujukan bagi jurnalis dari berbagai platform media.
Head of Media Department PT IMIP, Dedy Kurniawan mengatakan, peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat terkait perkembangan kawasan industri dan kontribusinya terhadap daerah.
Menurut dia, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada para wartawan yang selama ini menghasilkan karya jurnalistik berkualitas mengenai sektor industri, ekonomi, investasi, lingkungan, hingga pembangunan.
“Selain itu, kegiatan ini juga untuk terus membangun hubungan yang lebih baik dengan media sekaligus meningkatkan publikasi mengenai peran dan kontribusi kawasan industri IMIP dalam meningkatkan perekonomian, investasi, ketenagakerjaan, lingkungan, dan pembangunan daerah,” ujar Dedy Kurniawan, Senin.
Dedy menjelaskan, AKJ 2026 juga diharapkan dapat memperluas pemahaman publik mengenai keberadaan kawasan industri yang selama ini kerap dipandang hanya sebagai lokasi aktivitas manufaktur.
Padahal, kata dia, kawasan industri memiliki dampak yang lebih luas terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan masyarakat di sekitarnya.
Ia berharap pemberitaan mengenai sektor industri tidak hanya berfokus pada persoalan konflik maupun isu lingkungan, tetapi juga menyoroti peluang ekonomi, inovasi, serta berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan yang dijalankan.
“Melalui kegiatan ini kami juga mendorong pemberitaan yang akurat dan berimbang, sekaligus memperkuat reputasi serta meningkatkan kemitraan jangka panjang,” kata Dedy.
Dalam penyelenggaraan tahun ini, panitia menetapkan sejumlah tema utama yang menjadi fokus penilaian. Di antaranya perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penyerapan tenaga kerja di sekitar kawasan industri, dampak kehadiran IMIP terhadap perekonomian masyarakat Bahodopi dan Morowali, hingga perputaran ekonomi yang tumbuh akibat aktivitas konsumsi karyawan di wilayah tersebut.
Tema-tema tersebut akan diperlombakan dalam lima kategori karya jurnalistik yang mencakup media cetak nasional dan lokal, media daring nasional dan lokal, serta karya foto jurnalistik yang dipublikasikan melalui media cetak maupun online.





Tinggalkan Balasan