Bupati Luwu Buka PORSENI SD 2026, Dorong Pembinaan Karakter dan Pengembangan Bakat Siswa
LUWU, TEKAPE.co – Bupati Luwu, Patahudding, membuka Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Peserta Didik Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Luwu Tahun 2026 di Tribun Lapangan Andi Djemma, Belopa, Senin (15/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Luwu dalam memperkuat pembangunan karakter, mengembangkan bakat siswa, serta mewujudkan pendidikan yang unggul dan ramah anak.
Bupati Luwu Tekankan Pentingnya Pengembangan Karakter Siswa
Dalam sambutannya, Patahudding menegaskan bahwa PORSENI tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembelajaran bagi peserta didik untuk membangun kepercayaan diri, kerja sama, sportivitas, dan mengembangkan potensi terbaik yang dimiliki.
Ia menyebut pembangunan sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Luwu dalam mewujudkan visi daerah, yakni ‘Luwu Unggul, Berkarakter, dan Berbasis Agribisnis’.
“PORSENI menjadi wadah bagi anak-anak untuk belajar percaya diri, bekerja sama, berkompetisi secara sehat, dan mengembangkan potensi terbaik yang mereka miliki,” ujar Patahudding.
Pemkab Luwu Alokasikan Puluhan Miliar untuk Pendidikan
Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan, Pemerintah Kabupaten Luwu telah mengalokasikan anggaran Rp4,7 miliar untuk Program Seragam Gratis Plus yang telah dirasakan manfaatnya oleh sekitar 10.455 peserta didik SD dan SMP. Program tersebut akan kembali dilanjutkan pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengalokasikan Rp32 miliar untuk pembangunan dan rehabilitasi 195 satuan pendidikan, serta Rp5,1 miliar untuk peningkatan mutu pendidikan.
Menurut Patahudding, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga kemampuan sekolah menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik.
Wujudkan Sekolah Ramah Anak
Patahudding menilai PORSENI memiliki peran penting dalam mendukung terwujudnya sekolah ramah anak di Kabupaten Luwu.
“Kita ingin sekolah-sekolah di Kabupaten Luwu menjadi sekolah yang ramah anak, yang mengedepankan kebutuhan dan perkembangan peserta didik, baik dalam bidang akademik maupun pengembangan minat dan bakat. Kita juga ingin budaya ekstrakurikuler tumbuh sebagai bagian dari kehidupan sekolah sehari-hari,” kata Patahudding.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum bagi sekolah untuk semakin aktif melakukan pembinaan karakter dan pengembangan talenta peserta didik melalui berbagai kegiatan positif.
Menurutnya, sekolah harus mampu melahirkan generasi yang cerdas, sehat, kreatif, dan percaya diri sebagai bekal menghadapi masa depan.
Pertandingkan Seni, Olahraga, dan Permainan Tradisional
PORSENI SD Kabupaten Luwu Tahun 2026 mempertandingkan berbagai cabang lomba yang mencakup bidang seni, olahraga, dan olahraga tradisional.
Pada bidang seni, lomba yang dipertandingkan meliputi nyanyi solo, baca puisi nasional, baca puisi lokal, dongeng bahasa ibu Luwu, dan tilawah.
Sementara itu, cabang olahraga yang diperlombakan terdiri atas bola voli putra, bola voli putri, dan sepak takraw. Adapun olahraga tradisional yang dilombakan meliputi Mallongga, Maggasing, Maccukke, dan Maenrang.
Usai membuka kegiatan, Bupati Luwu bersama Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, turut mengikuti simulasi permainan tradisional Maccukke melawan Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Ahmad Gazali, yang berpasangan dengan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Luwu.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muhammad Rudi, Ketua TP-PKK Kabupaten Luwu Kurniah Patahudding, serta sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu. (hms)






Tinggalkan Balasan