Saat Lampu Makam Dipadamkan, Palopo Mengheningkan Cipta untuk Para Pahlawan
PALOPO, TEKAPE.co – Jarum jam baru saja melewati tengah malam ketika suasana di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Palopo, Sulawesi Selatan, berubah menjadi hening.
Di tengah cahaya obor dan suasana yang khidmat, para peserta berdiri tegap mengenang jasa mereka yang telah gugur demi kemerdekaan Indonesia.
Di tempat itu, Dandim 1403/Palopo Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, memimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS), Senin (17/8/2026) sekitar pukul 00.00 Wita.
BACA JUGA: Paskibraka Morowali Diminta Siapkan Mental Hadapi Ribuan Pasang Mata
Kegiatan yang berlangsung di TMP Kota Palopo, Jalan Dr Ratulangi, Kelurahan Salobulo, Kecamatan Wara Utara, tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Malam itu, keheningan menjadi bagian dari penghormatan. Lampu makam dipadamkan ketika upacara berlangsung. Nyala obor yang dibawa petugas menjadi penerang sekaligus menambah suasana sakral di tengah kompleks makam para pahlawan.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Windra membacakan Naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh penghormatan.
BACA JUGA: Pasar Malam di Lapangan Suli Diduga Tarik Rp1 Juta per Bulan dari UMKM
Momentum tersebut tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. AKRS menjadi ruang untuk kembali mengingat pengorbanan para pahlawan yang mempertaruhkan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.
Windra mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah berjuang untuk bangsa dan negara.
“Apel Kehormatan dan Renungan Suci ini juga menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai nasionalisme,” ujar Windra.
Menurut dia, nilai-nilai yang diwariskan para pahlawan perlu terus dihidupkan, terutama oleh generasi muda.
Ia berharap pelaksanaan AKRS dapat menjadi pengingat sekaligus inspirasi bagi masyarakat Kota Palopo untuk menjaga semangat kemerdekaan dan memperkuat persatuan.
“Semoga kegiatan sakral ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dan terkhususnya generasi muda-mudi di Kota Palopo untuk terus memperjuangkan nilai-nilai kemerdekaan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa,” tutupnya.
Di tengah malam yang sunyi itu, penghormatan kepada para pahlawan kembali diteguhkan.
Sebelum fajar menyambut perayaan kemerdekaan, doa dan renungan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini lahir dari pengorbanan panjang para kusuma bangsa. (*)





Tinggalkan Balasan