Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Teknologi Solar Dome Dryer Bantu Petani Rumput Laut di Luwu Atasi Kendala Pengeringan

Teknologi pengering berbasis energi surya digunakan untuk membantu petani rumput laut di Desa Belopa mengatasi kendala pengeringan yang selama ini bergantung pada cuaca. (ist)

LUWU, TEKAPE.co – Pengeringan menjadi salah satu persoalan yang dihadapi petani rumput laut di Desa Belopa, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Selama ini, proses pengeringan masih mengandalkan panas matahari dengan metode penjemuran terbuka sehingga sangat bergantung pada kondisi cuaca.

Saat hujan turun, petani harus segera menghentikan proses penjemuran. Rumput laut yang telah dihamparkan di atas terpal juga berisiko kembali basah. Selain itu, metode terbuka membuat hasil panen rentan terpapar debu, pasir, kerikil, dan kotoran lain dari lingkungan sekitar.

Kondisi tersebut mulai mendapat solusi melalui program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan Politeknik Dewantara bersama Kelompok Tani Rumput Laut Subur Katonik, pada Selasa 4 Agustus 2026.

Melalui program tersebut, tim dosen memperkenalkan Solar Dome Dryer, teknologi pengering rumput laut berbasis energi surya.

Teknologi ini dirancang dalam bentuk rumah pengering sehingga proses pengeringan berlangsung di ruang yang lebih terlindungi dan terkendali.

Kegiatan itu merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PPM) Tahun Anggaran 2026 yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Ketua Pelaksana kegiatan, Dr. A. Muhammad Yushan Patawari, S.Pi., M.Si., mengatakan, penerapan teknologi tersebut diarahkan untuk menjawab persoalan pada tahap pascapanen yang selama ini dihadapi petani.

“Pengeringan merupakan salah satu tahapan penting yang menentukan kualitas rumput laut setelah panen. Karena itu, kami tidak hanya memberikan alat, tetapi juga melatih anggota kelompok agar mampu mengoperasikan, merawat, dan memanfaatkan teknologi tersebut secara mandiri,” ujarnya.

Dari Penjemuran Terbuka ke Rumah Pengering

Sebelum menggunakan Solar Dome Dryer, rumput laut hasil panen Kelompok Tani Subur Katonik dikeringkan dengan cara dihamparkan di atas terpal dan dijemur secara terbuka.

Metode tersebut membuat petani harus menyesuaikan proses pengeringan dengan kondisi cuaca. Ketika hujan turun, rumput laut yang tengah dijemur harus segera ditutup agar tidak kembali basah.

Di sisi lain, penjemuran terbuka membuat rumput laut berpotensi bersentuhan dengan tanah, debu, pasir, kerikil, maupun berbagai kotoran dari lingkungan sekitar.

Solar Dome Dryer menawarkan proses pengeringan di dalam ruang tertutup. Rumah pengering tersebut memiliki rangka ringan dan penutup yang memungkinkan panas matahari dimanfaatkan untuk mengeringkan rumput laut sekaligus memberikan perlindungan dari hujan dan sumber kontaminasi lingkungan.

Sistem di dalamnya juga dilengkapi fasilitas pendukung sirkulasi udara serta pemantauan kondisi pengeringan.

Petani Dilatih Mengoperasikan Teknologi

Program pemberdayaan tersebut tidak berhenti pada penyerahan teknologi. Anggota Kelompok Tani Subur Katonik turut mendapatkan pelatihan dan praktik langsung agar mampu mengoperasikan serta merawat alat secara mandiri.

Pelatihan mencakup pengenalan fungsi setiap komponen, cara pengoperasian, penataan rumput laut selama proses pengeringan, hingga perawatan dasar Solar Dome Dryer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini