Supir Bus dan Angkot Keluhkan Jalan Rusak di Terminal Bolu, Dishub Mengaku Sudah Berulang Kali Usulkan Perbaikan
RANTEPAO, TEKAPE.co – Kondisi akses jalan di area parkiran Terminal Bolu, Kecamatan Tallunglipu Matallo, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, dikeluhkan para sopir bus, sopir angkot hingga pengguna jalan lainnya.
Jalan berlubang dan rusak parah di kawasan terminal induk tersebut disebut telah berlangsung kurang lebih dua tahun tanpa adanya perbaikan signifikan dari pemerintah daerah.
Kerusakan jalan semakin parah saat musim hujan. Genangan air bercampur material tambalan yang mulai rusak kembali dinilai membahayakan pengendara dan mengurangi kenyamanan para penumpang maupun pengunjung yang datang ke Toraja Utara.
Selain persoalan keselamatan, kondisi terminal juga dinilai kurang representatif dari sisi estetika.
Padahal Terminal Bolu merupakan salah satu pintu masuk utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Toraja.
Salah satu sopir bus jurusan Makassar–Toraja, Marten, mengaku cukup sering membawa wisatawan dari luar daerah bahkan turis asing menuju Rantepao dan sejumlah destinasi wisata di Toraja.
“Kadang dalam sebulan saya bawa penumpang dari luar daerah bahkan wisatawan mancanegara. Mereka sering berkomentar kalau Terminal Bolu ini seharusnya diperbaiki supaya ada kesan nyaman bagi penumpang yang datang ke Toraja. Mengingat Toraja daerah destinasi wisata,” ujar Marten kepada wartawan, Senin (18/5/2026) malam.
Ia juga menyoroti minimnya fasilitas yang tersedia di terminal meski retribusi parkir yang dibayarkan kendaraan umum setiap hari dinilai cukup besar.
“Pajak retribusi parkir masuk terminal kami bayar sekitar Rp20 ribu untuk bus, sedangkan angkot Rp7 ribu berlaku sehari. Tapi kondisi jalannya kurang nyaman dan belum diperbaiki padahal ada pemasukan ke daerah,” ungkapnya.
Menurut warga dan sejumlah pengunjung, penataan kawasan parkir Terminal Bolu sangat penting dilakukan karena lokasi tersebut menjadi salah satu titik transit utama bagi wisatawan yang datang ke Kabupaten Toraja Utara.
Bahkan area parkiran Terminal Bolu disebut mampu menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga ratusan juta rupiah setiap tahunnya.
Namun hingga kini, kondisi infrastruktur jalan di kawasan terminal belum mendapatkan perhatian serius.
Meski demikian, masyarakat mengakui kondisi terminal dari sisi kebersihan mulai mengalami perubahan pasca penertiban kios dan lapak liar beberapa waktu lalu. Area terminal yang sebelumnya terlihat semrawut kini mulai tampak lebih tertata dan bersih.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Toraja Utara, Paris Salu, menjelaskan bahwa pihaknya telah berulang kali mengusulkan perbaikan akses jalan di area terminal kepada Dinas PUPR.
“Kita sudah usulkan untuk perbaikan akses jalan di area terminal. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut. Kita masih menunggu. Adapun masalah kebersihan, kami bersama anggota tiap pagi melakukan pemantauan dan membersihkan area terminal agar tetap terlihat bersih,” ujar Paris Salu saat ditemui di ruang kerjanya, Senin siang. (erlin)





Tinggalkan Balasan