SEGEMA-HAM Turun Aksi, Desak Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
KENDARI, TEKAPE.co – Serikat Gerakan Mahasiswa bersama Himpunan Aktivis Muda (SEGEMA-HAM) menggelar aksi solidaritas kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian terhadap Andrie Yunus, aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) yang menjadi korban penyiraman air keras.
Aksi tersebut berlangsung di gerbang batas Kota Kendari, Sabtu, 11 April 2026, dan diikuti puluhan peserta dari kalangan mahasiswa serta masyarakat sipil.
Dalam aksi itu, massa membawa spanduk dan poster berisi tuntutan agar aparat penegak hukum segera mengusut tuntas pelaku, termasuk pihak yang diduga sebagai aktor intelektual di balik peristiwa tersebut.
BACA JUGA: Resah THM di Sukamaju, Warga Cakaruddu Desak Aparat Bertindak Tegas
Mereka juga mendesak agar proses hukum dilakukan secara transparan dan bebas dari intervensi.
Koordinator aksi, Egar Afriman dalam orasinya menyatakan bahwa kekerasan terhadap aktivis merupakan ancaman serius terhadap kehidupan demokrasi.
“Tindakan kekerasan terhadap aktivis merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan kebebasan sipil,” ujarnya.
BACA JUGA: Polres Luwu Timur Perketat Pengawasan Distribusi BBM Subsidi di 11 SPBU
Ia menambahkan, negara memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan kepada seluruh warga negara, khususnya mereka yang memperjuangkan hak asasi manusia.
“Negara harus hadir memberikan perlindungan kepada setiap warga negara, khususnya mereka yang memperjuangkan hak asasi manusia,” katanya.
Selain orasi, massa juga menggelar aksi simbolik sebagai bentuk solidaritas terhadap korban.
Mereka turut mengajak masyarakat untuk terus mengawal penanganan kasus tersebut hingga tuntas.
Aksi berlangsung damai dengan pengawalan aparat kepolisian setempat.
Melalui kegiatan ini, SEGEMA-HAM berharap pemerintah serta aparat penegak hukum memberikan perhatian serius guna memastikan keadilan ditegakkan dan mencegah terulangnya kekerasan serupa di masa mendatang.(*)





Tinggalkan Balasan