Pemkab Morowali Utara Dapat Hibah Dua Jembatan Strategis Senilai Rp 51 Miliar
MOROWALI UTARA, TEKAPE.co – Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, resmi menerima hibah jembatan rangka baja Callender Hamilton eks Jembatan Tawaeli I dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Tengah.
Komitmen penerimaan hibah tersebut ditandai dengan penandatanganan surat pernyataan kesediaan menerima hibah dan tanggung jawab pelaksanaan serta pemanfaatan aset oleh Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi dalam pertemuan bersama tim BPJN Sulawesi Tengah di Tinompo, Kamis (7/5/2026).
Tim BPJN Sulawesi Tengah yang hadir dalam agenda tersebut terdiri atas Victor Ridho Tambunan selaku Penata Layanan Operasional, Muh Rizki sebagai Penata Kelola Jalan dan Jembatan, serta dua anggota tim bantuan teknis lainnya.
Kehadiran tim teknis tersebut menandai proses hibah jembatan rangka baja telah memasuki tahap verifikasi teknis dan percepatan administrasi sebelum pembangunan dilaksanakan di Morowali Utara.
Dalam dokumen yang ditandatangani, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara menyatakan siap menerima hibah jembatan rangka baja Callender Hamilton sekaligus bertanggung jawab terhadap operasional, pemeliharaan, hingga pemanfaatannya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Morowali Utara, Destuber Mato’ori, mengatakan peninjauan lapangan dilakukan pada dua lokasi strategis yang dinilai memiliki dampak besar terhadap konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Dua titik strategis dengan total bentangan jembatan yang akan dihibahkan sebesar Rp 51 miliar, yang menjadi fokus peninjauan yakni Jembatan Pu’awu di Desa Wawopada, Kecamatan Lembo sebesar Rp 30 miliar, serta lokasi jembatan di Desa Lemo, Kecamatan Bungku Utara sebesar Rp 21 miliar. Kedua titik ini sangat penting karena menjadi akses penghubung masyarakat, jalur distribusi hasil pertanian dan perkebunan, sekaligus mendukung konektivitas antarwilayah di Morowali Utara,” ujar Destuber.
Menurut dia, pembangunan jembatan tersebut diharapkan mampu menjadi solusi atas persoalan aksesibilitas yang selama ini dihadapi masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas logistik dan kegiatan ekonomi warga.
Sementara itu, Delis Julkarson Hehi menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR dan BPJN Sulawesi Tengah atas dukungan pembangunan infrastruktur bagi Morowali Utara.
“Pemerintah daerah menyambut baik hibah ini karena manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat. Infrastruktur jembatan bukan sekadar penghubung wilayah, tetapi juga penggerak ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, dan aktivitas sosial masyarakat,” kata Delis.
Ia menegaskan pemerintah daerah akan memastikan proses pemanfaatan hibah dilakukan secara bertanggung jawab agar pembangunan jembatan dapat segera direalisasikan.
“Ini adalah jawaban atas kebutuhan akses masyarakat yang selama ini menjadi perhatian pemerintah daerah. Kami berharap prosesnya berjalan cepat sehingga konektivitas antarwilayah semakin baik dan pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat meningkat,” tambahnya.
Turunnya tim BPJN Sulawesi Tengah juga dinilai menjadi sinyal percepatan penyerahan bantuan rangka baja guna mendukung pembangunan infrastruktur di Morowali Utara, khususnya pada wilayah yang selama ini menghadapi kendala akses transportasi dan distribusi logistik.
(int_ Mcdd/Ryo/AS)





Tinggalkan Balasan