oleh

Nilai Transaksi di Pekan UMKM Luwu Capai Rp 952 Juta

LUWU, TEKAPE.co – Sepekan Pelaksanaan Pekan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Luwu Tahun 2022 memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Perhelatan yang melibatkan 170 pelaku UMKM, dengan 97 stand atau lapak, yang digelar sejak 03-09 Oktober 2022, Panitia mencatatkan nilai transaksi jual beli sebesar Rp 952 Juta.

“Pekan UMKM 2022 yang dimulai sejak tanggal 3 hingga 9 oktober 2022, tercatat jumlah transaksi jual beli sebesar Rp 952 juta rupiah lebih, diluar transaksi sewa menyewa tenda stand,” ujar, Ketua Pelaksana Pekan UMKM, Ahyar Kasim, saat menyampaikan laporannya dalam penutupan Pekan UMKM 2022 yang dipusatkan di Poros Jalur 2 Belopa, Minggu, 09 Oktober 2022, malam.

Dalam kesempatan tersebut, Ahyar Kasim, menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada semua pihak yang telah membantu dan berkontribusi selama pelaksanaan kegiatan.

Pekan UMKM yang secara resmi ditutup oleh Bupati Luwu, Dr. Drs. H Basmin Mattayang, M.Pd. menyampaikan, bahwa Pekan UMKM telah menjadi agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Luwu yang bekerjasama dengan Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional Kabupaten Luwu.

“Dengan mengangkat tema Produk Lokal Tumbuh, UMKM Bangkit, Ekonomi Maju, dimaksudkan agar dapat meningkatkan daya saing produk UMKM, serta menanamkan rasa cinta produk lokal,” kata, H Basmin Mattayang.

Menurut, Basmin Mattayang, untuk meningkatkan daya saing bagi pelaku UMKM, dengan diadakannya Pekan UMKM ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat terutama bagi pelaku UMKM itu sendiri yang sempat mengalami keterpurukan akibat krisis ekonomi ekstrem.

“Kegiatan ini akan kita evaluasi untuk memperbaiki pelaksanaan UMKM tahun depan, semoga memberikan dampak positif bagi pelaku-pelaku UMKM,” tandasnya.

Untuk diketahui, Beberapa kegiatan yang dilaksanakan di pekan UMKM 2022 diantaranya pelayanan vaksinasi sebanyak 307 orang, pelayanan Kesehatan secara gratis lainnya sebanyak 1.223 orang.

Sebanyak 84 orang memperoleh pelayanan pembuatan passport oleh Kantor Imigrasi Palopo. 18 orang diantaranya bermohon untuk passport awak kapal dan 66 pemohon untuk passport biasa (umroh dan lain-lain).

Serta, Pelayanan gratis juga diberikan oleh Kejaksaan Negeri Luwu melalui Pojok Datun, pelayanan PP oleh Bapenda, dan pengadaan pasar murah oleh perusahaan swasta.

(hms/ham)

Komentar

Berita Terkait