Kolaborasi PMI dan Pemkab Bulukumba Berbuah 115 Kantong Darah dalam Aksi Kemanusiaan
BULUKUMBA, TEKAPE.co – Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama mewarnai aksi donor darah yang digelar di Tribun Lapangan Pemuda Bulukumba, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Donor Darah Sedunia sekaligus menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Aksi kemanusiaan tersebut terlaksana melalui kolaborasi Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulukumba, Pemerintah Kabupaten Bulukumba, BAZNAS Kabupaten Bulukumba, serta DPC Wahdah Islamiyah Kecamatan Ujung Bulu.
BACA JUGA: Sekda Luwu Timur Tegaskan Sanksi Disiplin ASN dan Larangan Gunakan LPG 3 Kg
Ratusan warga ambil bagian dalam kegiatan ini. Peserta donor berasal dari berbagai kalangan, mulai dari aparatur pemerintah daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum.
Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Kabupaten Bulukumba menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurutnya, donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian yang memiliki dampak besar bagi keselamatan dan kesehatan sesama.
BACA JUGA: 3 Jam Lebih Geledah Disdik Sulsel, Kejati Cari Dokumen Proyek Smart Library Rp 13 Miliar
“Setiap tetes darah yang kita sumbangkan dapat menjadi harapan hidup bagi mereka yang sedang berjuang di rumah sakit, baik karena kecelakaan, menjalani operasi, maupun kondisi kesehatan lainnya. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat Bulukumba untuk menjadikan donor darah sebagai gerakan bersama yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan,” ujarnya.
Andi Muchtar Ali Yusuf yang akrab disapa Andi Utta juga mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi motor penggerak dalam kegiatan sosial tersebut.
“ASN tidak hanya dituntut memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tetapi juga harus menjadi contoh dalam aksi-aksi kemanusiaan,” katanya.
Ia menilai keterlibatan ASN dalam donor darah sukarela secara rutin dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pada kesempatan itu, Andi Utta turut menyampaikan penghargaan kepada para pendonor sukarela yang selama ini konsisten berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.
Sementara itu, salah seorang pendonor, Andi Ashadi, mengapresiasi upaya PMI Bulukumba, pemerintah daerah, dan BAZNAS yang terus mendorong pelaksanaan donor darah secara berkala.
Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah.
Dari pelaksanaan kegiatan itu, panitia berhasil mengumpulkan 115 kantong darah. Sementara 65 peserta lainnya belum dapat mendonorkan darah karena tidak memenuhi persyaratan kesehatan yang ditetapkan.
PMI Kabupaten Bulukumba berharap kegiatan donor darah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Semakin banyak pendonor sukarela yang terlibat, semakin besar pula peluang terpenuhinya kebutuhan darah bagi pasien di berbagai fasilitas kesehatan sekaligus memperkuat semangat kemanusiaan di Kabupaten Bulukumba.
(Sakril)






Tinggalkan Balasan