Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Kakan Kemenag Bulukumba Dorong Penguatan Moderasi Beragama di Madrasah

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba, Abdul Rafik, saat memberikan arahan kepada guru dan siswa dalam kunjungan ke MTsN 1 dan MTsN 6 Bulukumba, Jumat (17/4/2026), terkait penguatan moderasi beragama dan nilai toleransi di lingkungan madrasah. (ist)

BULUKUMBA, TEKAPE.co – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba, Abdul Rafik, melakukan kunjungan ke dua madrasah tsanawiyah negeri, yakni MTsN 1 Bulukumba dan MTsN 6 Bulukumba, Jumat (17/4/2026).

Kunjungan tersebut difokuskan pada penguatan nilai toleransi serta moderasi beragama di lingkungan pendidikan.

Dalam pertemuan bersama guru, staf, dan siswa, Abdul Rafik menegaskan pentingnya peran madrasah dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sikap keberagamaan yang santun dan inklusif.

BACA JUGA: Masuk Meja Kemendagri dan DPR RI, Usulan Provinsi Luwu Raya Kini di Fase Penentuan

Menurut dia, upaya menanamkan moderasi beragama harus dimulai dari ruang kelas.

Ia menilai, guru memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai-nilai toleransi, sikap saling menghargai, serta keseimbangan dalam beragama kepada peserta didik.

“Kita hidup dalam keberagaman. Madrasah harus memastikan siswa tumbuh dengan sikap saling menghargai, tanpa memberi ruang bagi berkembangnya intoleransi,” ujarnya.

BACA JUGA: BPS Luncurkan Desa Cantik di Rilau Ale, Dorong Desa Berbasis Data

Selain kepada siswa, Abdul Rafik juga memberikan penekanan khusus kepada para tenaga pendidik.

Ia meminta agar guru menjadi teladan dalam mempraktikkan sikap toleran dalam keseharian, sekaligus mengintegrasikan nilai kebangsaan dan kemanusiaan dalam setiap mata pelajaran.

Guru juga diingatkan untuk waspada terhadap masuknya paham radikal, baik melalui media sosial maupun lingkungan pergaulan.

Pihak MTsN 1 Bulukumba dan MTsN 6 Bulukumba menyambut positif kunjungan tersebut.

Mereka menyatakan komitmen untuk menindaklanjuti arahan dengan memperkuat program kesiswaan yang mendorong dialog lintas keyakinan serta penguatan karakter siswa.

Abdul Rafik berharap, upaya yang dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan madrasah dapat menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya membentengi generasi muda dari pengaruh polarisasi yang berpotensi memecah persatuan.

Kegiatan ditutup dengan sesi dialog bersama guru dan diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol komitmen menjaga nilai-nilai toleransi di Bulukumba.

(Sakril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini