Investasi Salah Satu Penunjang Pertumbuhan Ekonomi Luwu
Meski demikian, sektor industri pengolahan mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 32,39 persen, diikuti konstruksi 5,34 persen dan perdagangan 4,98 persen. Dari sisi kontribusi, pertanian tetap menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi.
Kepala Bapelitbangda Luwu, Moh Arsal, menyebut keberadaan investasi perusahaan menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi daerah.
“Salah satu penunjang pertumbuhan ekonomi di sektor konstruksi dan industri pengolahan,” ujarnya, Rabu, 29 April 2026.
Di sisi lain, Kepala Bappenda Luwu, H. Sofyan Thamrin, menyebut investasi di Kabupaten Luwu berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan daerah melalui bertambahnya aktivitas ekonomi yang memperluas basis pajak dan retribusi, seperti PBB-P2, MBLB, serta sektor jasa.
“Kegiatan investasi di Kabupaten Luwu memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan daerah melalui bertambahnya aktivitas ekonomi yang memperluas basis pajak dan retribusi, seperti PBB-P2, MBLB, serta sektor jasa (pajak makan dan minum, pajak listrik),” jelasnya.
Disamping itu, Kepala Teknik Tambang PT Masmindo Dwi Area, Mustafa Ibrahim, mengatakan perusahaan berkomitmen memberikan kontribusi sejak tahap pembangunan.
“Meskipun saat ini kami belum memasuki tahap produksi, namun kami meyakini bahwa kehadiran perusahaan harus mulai memberi manfaat sejak tahap pembangunan. Bagi kami, pajak merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam ikut mendorong kemajuan daerah. Apresiasi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Luwu,” ungkapnya. (*)





Tinggalkan Balasan