PT Vale Gelontorkan US$4,73 Juta untuk PPM di 2025, Naik 18,35 Persen
JAKARTA, TEKAPE.co — PT Vale Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
Pada tahun 2025, perusahaan mengalokasikan dana sebesar US$4.734.128, meningkat 18,35 persen dibandingkan 2024 yang sebesar US$4.000.198.
Berdasarkan Laporan Tahunan 2025 yang dipublikasikan melalui Bursa Efek Indonesia (IDX), tren anggaran PPM PT Vale menunjukkan dinamika, dengan realisasi US$5.571.359 pada 2023, turun di 2024, dan kembali meningkat di 2025 seiring penguatan program berbasis dampak.
Presiden Direktur/CEO Bernardus Irmanto menyatakan bahwa peningkatan ini diarahkan untuk memperluas manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Fokus kami adalah memastikan program PPM mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan, terutama melalui pendidikan, penguatan ekonomi lokal, serta pengelolaan lingkungan,” ujarnya.

Pendidikan dan Peningkatan Kapasitas
Pada sektor pendidikan, PT Vale mendorong akses dan kualitas pembelajaran. Sebanyak 5 desa di Sorowako mendapatkan dukungan transportasi sekolah. Program beasiswa juga diberikan kepada 3 mahasiswa magister dan 2 doktoral.
Selain itu, 57 peserta mengikuti pelatihan vokasi, 45 guru PAUD mendapat peningkatan kapasitas, dan 347 mahasiswa terlibat dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik.
Untuk mendukung sarana belajar, perusahaan menyumbangkan 15 unit laptop serta menyediakan 1 kendaraan praktik bagi SMKN 1 Luwu Timur.
Pemberdayaan Ekonomi
Di sektor ekonomi, PT Vale mengembangkan 4.600 bibit kakao melalui Rumah Pembibitan Kakao di Pomalaa.
Sebanyak 80 petani turut didampingi dalam pengelolaan lahan budidaya seluas sekitar 17 hektare, sebagai upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat berbasis pertanian.
Lingkungan
Komitmen terhadap lingkungan diwujudkan melalui dukungan 18 unit Bank Sampah dan 11 Bank Sampah Sekolah di Sorowako. Selain itu, 10 desa difasilitasi dalam Program Kampung Iklim (ProKlim).
Pengelolaan sampah juga menunjukkan hasil signifikan, dengan 118 ton sampah dikelola melalui TPS3R di Bahodopi dan produksi lebih dari 8.000 kilogram kompos dari program berbasis masyarakat.
Infrastruktur dan Layanan Dasar
Di bidang infrastruktur, perusahaan memasang 14 lampu jalan tenaga surya di Desa Bahomotefe serta membangun 225 meter pagar desa di Desa Kolono.
Selain itu, 10 booth UMKM dikembangkan untuk mendukung fasilitas wisata desa di Unsongi, sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal berbasis pariwisata.
Dengan berbagai capaian tersebut, PT Vale menegaskan peran PPM sebagai instrumen strategis dalam menciptakan nilai bersama antara perusahaan dan masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah operasional. (*)





Tinggalkan Balasan